Toraja Utara, Trotoar.id – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam acara penutupan Sidang Raya XVIII Persatuan Gereja Indonesia (PGI) yang berlangsung di Toraja Utara, Rabu (13/11).
Wapres Gibran menyatakan kebahagiaannya bisa bertemu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Toraja Utara sepanjang perjalanan dari Bandara Bonto Kuni hingga Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus.
Di sepanjang jalan, antusiasme masyarakat terlihat dengan hangatnya sambutan yang diberikan.
“Saat melintasi Kantor Sinode, saya melihat banyak masyarakat menyambut. Rasanya tidak sopan kalau saya lewat begitu saja, jadi saya memutuskan untuk turun, membagikan susu, buku, dan perlengkapan sekolah di beberapa titik,” tutur Wapres Gibran.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada para hadirin atas keterlambatannya menghadiri acara penutupan ini, yang seharusnya dijadwalkan pada pembukaan Sidang Raya PGI.
“Saya sebenarnya sudah diundang sejak tahun lalu, saat masih berstatus sebagai Cawapres. Kehadiran saya di sini adalah bentuk penghormatan atas undangan tersebut,” jelasnya.
Wapres Gibran mengungkapkan bahwa kunjungannya di Toraja Utara harus segera diakhiri, mengingat jadwal padat yang menantinya.
Ia direncanakan melanjutkan perjalanan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau kondisi masyarakat yang terdampak erupsi gunung di wilayah tersebut.
“Saya harus ke NTT untuk melihat langsung kondisi pengungsi akibat erupsi. Setelah dari Makassar, saya akan langsung berangkat ke NTT,” ungkap Gibran.
Di akhir sambutannya, Wapres Gibran mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya Sidang Raya PGI ini, termasuk Pj Gubernur Sulsel Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Anggota Komisi III DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, serta Pj Bupati Toraja Utara Amson Padolo.
Ia berharap kegiatan ini mampu mempererat toleransi antarumat beragama di wilayah Sulawesi Selatan.
“Terima kasih kepada Prof. Zudan, Mas Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, Pak Bupati Amson Padolo, dan seluruh pendeta yang hadir. Semoga semangat toleransi di sini senantiasa terjaga,” pungkasnya.




Komentar