Makassar, Trotoar.id – Demi memastikan proses Pilkada Gubernur Sulawesi Selatan berlangsung jujur dan adil, Tim Hukum pasangan calon nomor urut 1, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Azhar Arsyad (DiA), meluncurkan layanan hotline untuk menerima pengaduan terkait pelanggaran dan kecurangan pemilu.
Hotline ini dapat diakses masyarakat melalui nomor 0851-9155-1998, yang terbuka untuk panggilan langsung atau melalui aplikasi perpesanan WhatsApp (WA).
Layanan ini dirancang untuk memfasilitasi laporan dari masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran selama tahapan Pilgub, khususnya saat proses pemungutan suara.
“Kami membuka hotline ini agar masyarakat dapat melaporkan kecurangan yang ditemukan, baik di Tempat Pemungutan Suara (TPS) maupun pelanggaran lainnya, seperti politik uang atau keterlibatan ASN dan aparat keamanan,” ungkap Juru Bicara DiA, Asri Tadda, dalam konferensi pers di Makassar.
Dokumentasi dan Bukti Laporan Ditekankan
Asri menekankan pentingnya laporan yang disertai bukti lengkap agar dapat segera ditindaklanjuti. Bukti-bukti yang diterima dapat berupa foto, rekaman video, atau audio, serta informasi detail mengenai lokasi dan waktu kejadian.
“Masyarakat diharapkan melampirkan dokumentasi pendukung saat melapor, seperti video, foto, atau rekaman suara. Dengan begitu, kami dapat lebih mudah memastikan keabsahan laporan dan mengambil langkah hukum yang diperlukan,” tambahnya.
Tim Hukum Disiapkan di Seluruh Daerah
Untuk menangani laporan secara efektif, Tim Hukum DiA telah menempatkan penanggung jawab di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Di Kota Makassar, tim bahkan disiagakan di setiap kecamatan agar respons lebih cepat.
“Kami sudah siapkan tim di semua daerah, terutama Makassar, yang langsung standby untuk merespons laporan masyarakat. Setiap laporan akan kami kawal hingga tuntas,” jelas Asri.
Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif
Tim Hukum DiA berharap layanan ini dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga integritas Pilkada.
Menurut Asri, pasangan Danny-Azhar berkomitmen kuat menciptakan Pilkada yang berkualitas, bersih, dan bebas dari intimidasi maupun politik uang.
“Danny-Azhar sejak awal menegaskan bahwa Pilkada ini harus menjadi ajang demokrasi yang bermartabat. Rakyat harus merasa bebas menentukan pilihan mereka tanpa tekanan atau kecurangan,” tegas Asri.
Dengan adanya layanan ini, diharapkan Pilkada Sulawesi Selatan 2024 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan hasil yang benar-benar mencerminkan kehendak rakyat.




Komentar