Makassar, Trotoar.id – Munafri Arifuddin, calon Wali Kota Makassar, menyampaikan refleksi mendalam atas hasil hitung cepat yang menempatkannya di posisi teratas dengan perolehan 55 persen suara.
Ia menyebut pencapaian ini sebagai hasil dari kesabaran, kerja keras, dan pembelajaran dari kegagalan sebelumnya.
“Dua kali saya merasakan kegagalan dalam Pilkada, tetapi kegagalan itu bukan alasan untuk menyerah. Sebaliknya, itu menjadi pemicu semangat saya untuk bangkit dan terus bekerja demi memenangkan hati masyarakat Makassar,” ujar Munafri saat memberikan pernyataan di Posko Pemenangan, Senin (27/11/2024).
Baca Juga :
Menurutnya, hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei menunjukkan bahwa setengah lebih warga Makassar mendukungnya bersama Aliyah Mustika Ilham sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang baru.
“Alhamdulillah, hasil ini adalah bukti kepercayaan warga Makassar. Ini sekaligus menjadi awal dari pekerjaan besar kami untuk mewujudkan janji-janji politik yang sudah disampaikan kepada masyarakat,” tambahnya.
Munafri menegaskan bahwa komitmen mereka bukan sekadar retorika kampanye, melainkan rencana nyata untuk membawa Makassar menuju kemajuan.
“Apa yang kami janjikan bukanlah pemanis semata. Semua itu adalah komitmen kami untuk menjadikan Makassar lebih baik, lebih modern, dan lebih sejahtera,” katanya dengan penuh keyakinan.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan semua pihak, termasuk kontestan lain dalam Pilkada.
“Bagi saya, lawan politik bukanlah musuh. Mereka adalah teman diskusi yang dapat membantu kami menyusun langkah-langkah terbaik untuk Makassar. Perbedaan pandangan tidak seharusnya memecah persatuan kita,” jelas Munafri.
Dengan hasil ini, Munafri berharap dapat memulai babak baru dalam perjalanan politiknya sekaligus menjawab kepercayaan warga Makassar dengan kerja nyata.
“Kami akan bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap harapan warga dapat diwujudkan,” tutupnya.



Komentar