Makassar, Trotoar.id – Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang didampingi calon Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Kota Makassar atas dukungan yang diberikan dalam Pilkada Makassar.
Munafri mengungkapkan bahwa hasil hitung cepat (quick count) dari berbagai lembaga survei yang menempatkan dirinya dan pasangannya di posisi unggul, dengan raihan sekitar 55 persen suara, merupakan bukti nyata keinginan masyarakat Makassar untuk menghadirkan pemimpin baru.
“Hasil hitung cepat yang menunjukkan kemenangan sementara ini adalah wujud dari kerja keras semua pihak yang mendambakan perubahan dalam tata kelola pemerintahan di Makassar,” ujar Munafri.
Baca Juga :
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh tim sukses dan relawan untuk tetap menjaga hasil suara hingga proses penghitungan manual atau real count oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) selesai.
Menurutnya, hasil quick count biasanya tidak jauh berbeda dengan hasil resmi yang diumumkan.
Munafri juga mengenang perjalanan panjangnya dalam dunia politik. Setelah hampir tujuh tahun sejak pertama kali mengikuti Pilkada Makassar dan mengalami dua kali kekalahan, ia menyebut keberhasilan kali ini sebagai “kemenangan yang tertunda.”
“Tanggal 27 November ini menjadi momentum penting atas kesabaran dan kerja keras yang terus kami bangun. Namun, saya mengingatkan kepada seluruh relawan dan tim untuk tidak menjadikan lawan politik sebagai musuh,” tegasnya.
Ia juga mengajak semua pihak untuk menjaga harmoni dan menjadikan kompetisi politik sebagai ajang diskusi ide untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi Kota Makassar.
“Lawan kita di Pilkada bukanlah musuh, melainkan teman sekaligus mitra diskusi untuk mencetuskan gagasan demi kemajuan Kota Makassar,” tutup Munafri.
Sementara itu Aliyah Mustika Ilham meminta kepada seluruh pihak yang telah mendukung pasangan nomor urut 1 dipilkada Makassar untuk, mengawal proses hitungan manual yang akan dilakukan oleh KPU.
“Marinkita kawal proses perhitungan di tingkat PPK, hingga KPU, hingga nantinya pada Bulan February kita akan dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Makassar, “ katanya
Tidak itu, saja Aliyah jga menyatakan usia dilantik nantinya Mulia bukan lagi milik tim sukses dan relawan yang telah bekerja keras memenangkan Pilkada akan tetapi Mulia akan menjadi milik warga kita Makassar.











Komentar