Pilkada Makassar

Andi Seto Gadistha: Saya Salah Percaya Orang, Kita Tunggu Hasil Akhir KPU

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 28 November 2024 19:08

Andi Seto Gadistha: Saya Salah Percaya Orang, Kita Tunggu Hasil Akhir KPU

Makassar, Trotoar.id – Calon Wali Kota Makassar, Andi Seto Gadistha Asapa, mengungkapkan rasa kecewa mendalam setelah hasil hitung cepat Pilkada Makassar 2024 menunjukkan keunggulan pasangan nomor urut 1.

Dalam konferensi pers yang digelar di Posko Pemenangan SEHATI, Kamis (28/11/2024), Andi Seto secara terbuka mengakui bahwa salah satu penyebab kegagalannya adalah salah mempercayai Orang.

“Jika ada yang harus disalahkan, itu adalah saya. Saya salah mempercayai orang yang seharusnya mampu menjaga amanah ini dengan baik,” ujarnya tegas.

Imbauan untuk Menjaga Silaturahmi

Di hadapan tim partai pengusung, relawan, dan simpatisan, Andi Seto mengimbau agar momentum pilkada ini dijadikan sarana mempererat hubungan antar warga.

Ia meminta seluruh pendukung untuk tetap menjaga persatuan dan menyatukan kembali masyarakat yang sempat terpecah akibat perbedaan pilihan politik.

“Saya mengajak seluruh pihak, khususnya para pendukung, untuk kembali merajut kebersamaan. Kita harus membangun Makassar yang harmonis, melampaui sekat-sekat yang sempat tercipta selama masa kampanye,” tambahnya.

Pelajaran Berharga dari Kekalahan

Andi Seto juga menyatakan bahwa hasil Pilkada ini menjadi pelajaran penting bagi dirinya dan tim.

Ia berkomitmen untuk mengevaluasi semua langkah yang telah diambil selama proses kampanye, termasuk dalam hal pengambilan keputusan strategis.

“Kita sudah berjuang maksimal, tetapi tidak semua berjalan sesuai rencana. Ke depan, saya akan lebih bijaksana dalam menilai orang dan memastikan tim yang saya bentuk benar-benar memiliki integritas,” kata Andi Seto dengan nada penuh refleksi.

Apresiasi untuk Tim dan Relawan

Meski gagal meraih kemenangan, Andi Seto menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh tim pemenangan, relawan, dan simpatisan yang telah bekerja keras tanpa lelah selama tahapan Pilkada. Baginya, perjuangan mereka adalah bukti cinta kepada Kota Makassar.

“Kekecewaan ini tidak mengurangi apresiasi saya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kami. Perjuangan kalian adalah hal luar biasa yang tidak akan pernah saya lupakan,” ungkapnya.

Komitmen Berkontribusi untuk Makassar

Menutup pernyataannya, Andi Seto menegaskan bahwa kekalahan ini bukan akhir dari perjuangannya untuk Kota Makassar.

Ia berjanji akan tetap berkontribusi untuk masyarakat dengan cara lain, sembari mendoakan agar pemimpin terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik.

“Makassar adalah rumah kita bersama. Siapapun pemimpinnya, mari kita dukung demi kebaikan kota ini. Saya akan terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sikap Sportif dan Refleksi Diri

Pernyataan Andi Seto mencerminkan sikap sportif sekaligus introspektif dalam menerima hasil Pilkada. Di tengah kekecewaan,

ia menunjukkan kedewasaan politik dengan mengutamakan persatuan dan harapan untuk kemajuan Makassar.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...