MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian RI yang juga Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Fadjry Djufry, melantik sejumlah pejabat fungsional lingkup BSIP.
Pelantikan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom dari Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis, 20 Februari 2025.
Para pejabat yang dilantik berasal dari berbagai daerah, termasuk Makassar, Bogor, Malang, dan Jakarta.
Dalam sambutannya, Prof Fadjry Djufry menyoroti pemanfaatan teknologi dalam proses pelantikan.
“Melalui teknologi, pelantikan kini dapat dilakukan dari mana saja. Ini mencerminkan bagaimana teknologi telah mengubah cara kita bekerja,” ujar Prof Fadjry Djufry.
Prof Fadjry juga mengumumkan bahwa BSIP akan segera bertransformasi menjadi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BPMP).
Perubahan nama dan fungsi ini diharapkan dapat memperkuat peran lembaga dalam mendukung modernisasi sektor pertanian di Indonesia.
“Proses perubahan nama BSIP menjadi BPMP akan segera selesai. Transformasi ini penting untuk mendorong inovasi dan modernisasi dalam pertanian, yang menjadi sektor kunci bagi pembangunan nasional,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Prof Fadjry Djufry juga mengumumkan bahwa hari itu merupakan hari terakhir dirinya menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulsel.
Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh pihak selama masa jabatannya.
“Hari ini adalah hari terakhir saya bertugas sebagai Pj Gubernur Sulsel. Insha Allah, siang nanti akan dilaksanakan pelantikan Gubernur, Wali Kota, dan Bupati terpilih.
Saya juga telah mendapatkan izin dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, untuk tetap di Sulsel menyelesaikan tugas-tugas yang ada,” ungkapnya.
Prof Fadjry berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin selama masa kepemimpinannya dapat terus terjaga.
“Semoga kebersamaan dan kerja sama yang telah kita bangun akan terus berlanjut demi kemajuan Sulawesi Selatan dan pertanian Indonesia,” tutupnya.




Komentar