DPRD Sulsel

Ratusan Mahasiswa Gerakan Indonesia Gelap Sampaikan Aspirasi di DPRD Sulsel

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 21 Februari 2025 17:41

Ratusan Mahasiswa Gerakan Indonesia Gelap Sampaikan Aspirasi di DPRD Sulsel

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gedung DPRD Sulawesi Selatan dipadati ratusan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan Indonesia Gelap pada Jumat (21/2/2025).

Aksi ini bertujuan menyampaikan aspirasi terkait kebijakan nasional yang dinilai merugikan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, kesejahteraan sosial, dan subsidi rakyat.

Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi (Cicu), memimpin langsung pertemuan tersebut, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina dan Fauzi Andi Wawo, serta anggota DPRD Mizar Roem, Yuniana Mulyana, dan Haslinda. Aksi dan dialog ini dikawal langsung oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana.

Baca Juga  Demokrat Sulsel Laporkan Wamendes Kasus Pencemaran Nama Baik

Dalam orasinya, para mahasiswa menyoroti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran. Mereka menilai kebijakan tersebut berpotensi mengurangi kualitas layanan publik.

Selain itu, pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam International World Government Summit 2025 yang menyebut anggaran pendidikan sebagai “program tidak jelas” turut memicu kekecewaan.

Cicu menegaskan, DPRD Sulsel berkomitmen untuk selalu terbuka dalam menerima dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

“Teman-teman yang menyampaikan aspirasi tentu kami persilakan. Apapun bentuk aspirasinya, jika sesuai dengan kewenangan kami, akan kami tindaklanjuti. Namun, jika di luar kewenangan kami, maka kami harus mengikuti aturan yang ada,” ujar Cicu melalui megaphone di hadapan massa aksi.

Ia juga menambahkan bahwa DPRD Sulsel akan menyalurkan aspirasi mahasiswa tersebut ke pemerintah pusat, meskipun kewenangan daerah terhadap kebijakan nasional memiliki keterbatasan.

Baca Juga  Pemkot Makassar dan Kemenkumham Perkuat Sinergi Penanganan HAM

10 Tuntutan Mahasiswa Gerakan Indonesia Gelap:

  1. Mencabut Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.
  2. Menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.
  3. Mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  4. Menolak RUU Minerba dan mendukung RUU Perampasan Aset.
  5. Menuntut pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis, serta pembayaran tunjangan tenaga pendidik.
  6. Mendesak penerbitan Perppu pembatalan kenaikan PPN 12%.
  7. Menolak UU TNI terkait dwifungsi militer.
Baca Juga  Muhiddin: Airlangga Akan Kukuhkan IAS Sebagai Ketua Tim Pemenangan Pilpres dan Pemilu di Sulsel

Aksi yang berlangsung damai ini menunjukkan semangat mahasiswa untuk terus mengawal kebijakan pemerintah agar senantiasa berpihak pada kepentingan rakyat.

Naskah berita telah diperbarui dengan struktur yang lebih menarik dan spesifik. Silakan tinjau dan beri tahu jika ada bagian yang perlu disesuaikan lagi.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...