Parepare, Trotoar.id – Aksi dramatis terjadi di atas kapal PELNI KM Bukit Siguntang saat personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) Lantamal VI bersama keamanan kapal berhasil menangkap seorang pelaku pencurian ponsel.
Insiden ini terjadi saat kapal berlayar dari Balikpapan, Kalimantan Timur, menuju Pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan.
Pelaku, yang diidentifikasi sebagai Kahfi Zaenal (37), tertangkap setelah seorang penumpang melaporkan kehilangan ponselnya.
Baca Juga :
Menanggapi laporan tersebut, Tim Pengamanan (PAM) TNI AL segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV kapal. Dari rekaman itu, terlihat jelas aksi pencurian yang dilakukan pelaku.
Dengan koordinasi cepat, PAM TNI AL bersama tim keamanan kapal melacak keberadaan pelaku.
Ia akhirnya ditemukan di dek 4 Hole B dan langsung diamankan ke pos keamanan kapal untuk diinterogasi. Saat diperiksa, Kahfi mengaku telah mencuri tiga unit ponsel dan menyembunyikannya di toilet pria.
Namun, setelah dilakukan pencarian, hanya dua ponsel yang ditemukan, sementara satu unit lainnya telah dijual kepada penumpang lain.
Saat petugas berupaya mencari penumpang yang membeli ponsel hasil curian, situasi berubah menegangkan. Pelaku tiba-tiba berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri dengan nekat meloncat ke laut dari dek 6 kapal.
Beruntung, nelayan setempat yang berada di sekitar lokasi segera menolong dan mengangkatnya kembali ke permukaan.
Setibanya di Pelabuhan Parepare, pelaku langsung diserahkan kepada PAM TNI AL Posal Pinrang untuk diproses lebih lanjut.
Pihak berwenang masih terus menyelidiki kasus ini guna memastikan tidak ada korban lain serta menelusuri penumpang yang membeli ponsel curian tersebut.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh penumpang untuk selalu waspada terhadap barang pribadi saat berada di atas kapal.
Pihak TNI AL menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan di wilayah perairan, termasuk di kapal-kapal penumpang.



Komentar