Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat sistem keamanan wilayah dengan mengandalkan War Room sebagai pusat pemantauan kota.
Fasilitas ini menjadi mata dan telinga Pemkot dalam mengawasi berbagai aktivitas masyarakat melalui jaringan CCTV yang tersebar di seluruh pelosok Makassar, termasuk area publik hingga lorong-lorong pemukiman.
Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya fungsi War Room dalam memastikan keamanan kota tetap terjaga.
Dalam pengecekan terbarunya, ia memastikan seluruh sistem CCTV berjalan optimal dan mampu memberikan respon cepat terhadap potensi gangguan keamanan.
“War Room adalah mata dan telinga kita. Dengan sistem terintegrasi, semua CCTV di Kota Makassar bisa kita pantau secara real-time. Ini sangat penting untuk mendukung terciptanya rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Munafri.
Ia menyebut, penempatan CCTV yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan setiap lorong adalah bagian dari strategi menciptakan kota yang aman, nyaman, dan responsif.
“Penempatan yang tepat, terutama di lorong-lorong padat pemukiman, adalah langkah cerdas. Dari sini kita bisa ambil tindakan cepat jika ditemukan potensi gangguan atau tindak kriminalitas,” tambahnya.
Langkah ini juga menjadi bagian dari visi besar Kota Makassar sebagai kota dunia yang resilient, cerdas, dan terintegrasi dalam sistem pelayanan publik berbasis teknologi.
Pemkot Makassar terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis data dan kondisi aktual di lapangan.
War Room bukan hanya berfungsi untuk pengawasan keamanan, tapi juga mendukung pemantauan berbagai sektor seperti lalu lintas, pelayanan publik, hingga penanganan bencana.
Dengan sistem ini, Makassar semakin dekat dengan cita-cita sebagai kota yang modern, adaptif, dan berpihak pada keselamatan warganya.




Komentar