Maros, Trotoar.id — Tanah Sulawesi Selatan dianugerahi kekayaan pohon, namun menjaga keberlangsungannya bukan perkara mudah.
Hal inilah yang ditekankan Andi Sudirman Sulaiman saat memimpin gerakan penghijauan di Maros.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan alam. Kita harus merawatnya bersama-sama,” ujarnya di hadapan peserta yang antusias.
Melalui program “Satu Siswa Satu Pohon”, Andi mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi garda terdepan dalam revolusi hijau.
“Inilah awal perjuangan kita menyeimbangkan alam — menanam lebih banyak, menghentikan penebangan ilegal, dan membangun masa depan yang berimbang,” serunya.
Lebih dari sekadar menanam pohon, gerakan ini menjadi simbol bahwa cinta kepada bumi harus dimulai dari tindakan nyata, sekecil apa pun.




Komentar