Sidrap, Trotoar.id — Safari Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Sidrap tahun 2025 resmi dimulai dari Desa Kampale, Rabu (7/5/2025).
Mengusung tema “Penguatan Sinergi Aparatur Desa, Kolaborasi Menuju Ketahanan Pangan dan Koperasi Merah Putih yang Mandiri,” kegiatan ini menjadi pemantik semangat desa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kepala Desa Kampale, Hasan Sose, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang syukuran atas prestasi desanya yang berhasil menempati posisi keempat capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) se-Kabupaten Sidrap.
Baca Juga :
“Inisiatif ini lahir dari masyarakat dusun dan perangkat desa sebagai bentuk dukungan terhadap visi Pemkab Sidrap,” jelasnya.
Ketua Apdesi Sidrap, Naming Pallajareng, mengungkapkan Safari Apdesi akan digelar rutin setiap bulan sebagai wadah konsolidasi antar kepala desa.
Fokus tahun ini, lanjutnya, adalah memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat pembentukan koperasi desa.
“Saat ini baru 60–70 persen desa yang membentuk koperasi. Kendalanya mayoritas pada urusan administratif dan legalitas di notaris,” jelas Naming.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang hadir langsung dalam kegiatan ini, menyatakan tekad kuat menjadikan Sidrap sebagai lumbung pangan nasional.
Ia menargetkan produksi gabah sebanyak 1 juta ton pada tahun 2025, seiring arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Produksi 1 juta ton sangat realistis dicapai dengan pola tanam tiga kali setahun. Kuncinya ada pada kesiapan infrastruktur irigasi, listrik masuk sawah, ketersediaan pupuk, dan sistem tanam yang teratur,” tegas Syaharuddin.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Sidrap akan mengawal penuh penguatan koperasi desa agar menjadi lembaga ekonomi mandiri yang menopang ketahanan pangan dari level akar rumput.
Safari Apdesi tidak hanya menjadi forum konsolidasi pemerintahan desa, tetapi juga bukti komitmen kolektif antara pemerintah daerah, kepala desa, dan masyarakat untuk mendorong Sidrap sebagai daerah surplus pangan yang siap menyuplai kebutuhan skala nasional.




Komentar