Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri mengaku ikut melirik tokoh Indonesia Timur melirik untuk didorong maju pada pemilihan presiden 2024.
Bone, Trotoar.id — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan petani dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk menyerap 1 juta ton jagung dari para petani.
Harga pembelian yang ditetapkan adalah Rp5.500 per kilogram, sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Amran saat menghadiri panen raya jagung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (16/5/2025).
Langkah ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Maros, Muhammad Ramli Rahim (MRR).
Ia menilai penetapan harga yang pasti menjadi kunci utama bagi petani dalam mengambil keputusan untuk menanam, bahkan hingga memanfaatkan pekarangan rumah.
“Petani Indonesia itu sangat kreatif. Jika harga dan off-taker-nya jelas, mereka bisa menanam apa saja, bahkan pohon jarak pun akan tumbuh di mana-mana,” kata MRR.
Menurutnya, selama ini kekecewaan petani selalu berujung pada persoalan harga yang dimainkan oleh segelintir pihak.
Harga gabah, telur, hingga jagung kerap diatur sedemikian rupa, dan ujung-ujungnya yang paling dirugikan adalah petani.
“Setiap kali petani kecewa, pasti karena permainan harga. Masa panen yang seharusnya menjadi masa bahagia, justru berubah menjadi masa sedih,” ujarnya.
Dengan adanya jaminan harga dari pemerintah, MRR optimistis para petani akan kembali bergairah menanam jagung, bahkan di lahan-lahan nonproduktif hingga pekarangan rumah.
“Bayangkan, saat ini harga jagung bisa anjlok hingga Rp3.000 per kilogram. Petani kerap terpaksa menjual murah hanya demi membayar utang. Karena itu, komitmen Mentan membeli jagung seharga Rp5.500/kg akan menjadi angin segar. Ini akan mendorong petani memaksimalkan setiap jengkal tanah, termasuk pekarangan,” tutur pria yang mengaku masih aktif bertani sejak kecil.
Kebijakan serapan jagung ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong swasembada jagung melalui partisipasi luas masyarakat, bukan hanya dari petani aktif, tapi juga warga yang memiliki lahan tidur maupun pekarangan rumah.
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) menghadiri peresmian pengoperasian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bunda Forum Anak Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka secara resmi kegiatan Pemilihan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) terus…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sidrap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana…
This website uses cookies.