Pemprov Sulsel

Wagub Sulsel Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan 2025

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 16 Mei 2025 20:42

Wagub Sulsel Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan 2025

Makassar, Trotoar.id — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulsel dalam memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan yang lebih terarah dan terukur.

Hal ini disampaikan saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Sulsel Tahun 2025, yang digelar secara virtual pada Jumat, 16 Mei 2025.

Fatmawati, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Sulsel, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan konsolidasi kebijakan untuk menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

“Penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Ini adalah tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara sistematis, terintegrasi, dan berbasis data,” tegas Fatmawati dalam sambutannya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan Sulsel per September 2024 tercatat sebesar 7,77 persen atau menurun 0,29 persen poin dari Maret 2024.

Baca Juga  Gubernur Andi Sudirman Raih Penghargaan dari Humas Indonesia Karena Populer dan Berkinerja Nyata

Jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 24.700 jiwa menjadi 711.770 orang. Namun demikian, Fatmawati mencatat adanya kenaikan kemiskinan di wilayah perkotaan dari 5,08 persen menjadi 5,21 persen, yang menunjukkan pentingnya pendekatan kebijakan yang lebih kontekstual dan spesifik wilayah.

Tiga Pilar Strategis Pengentasan Kemiskinan

Dalam paparannya, Fatmawati menguraikan tiga pilar utama strategi penanggulangan kemiskinan yang telah dirumuskan Pemprov Sulsel:

  1. Pengurangan Beban Pengeluaran Masyarakat, melalui perluasan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, bantuan sosial berbasis data, hingga penyediaan rumah layak huni dan perlindungan bagi kelompok rentan.
  2. Peningkatan Pendapatan Masyarakat, dengan mengembangkan pemberdayaan UMKM, pelatihan keterampilan bagi generasi muda, serta akses pembiayaan usaha dan pertanian berbasis teknologi.
  3. Penurunan Kantong-Kantong Kemiskinan, yang dilakukan melalui intervensi wilayah berbasis data spasial, penataan kawasan kumuh dan daerah tertinggal, serta pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terpencil.
Baca Juga  Untuk Mempercepat Pembangunan, Pemerintah Kabupaten Luwu Gelar Musrenbang Tahun 2025

“Ketiga pilar ini harus diperkuat dengan tata kelola yang terintegrasi. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pemanfaatan data yang akurat, serta pelibatan masyarakat adalah kunci keberhasilan,” ujar Fatmawati.

Ia juga menekankan bahwa tantangan kemiskinan di Sulsel bersifat multidimensional, melibatkan aspek pendidikan, akses layanan dasar, ketimpangan wilayah, hingga ketergantungan terhadap sektor informal tanpa jaminan sosial.

Dalam kesempatan itu, Fatmawati turut mengungkap sepuluh daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Sulsel, yakni Pangkep (12,41%), Jeneponto (11,82%), Luwu (11,7%), Enrekang, Luwu Utara.

Baca Juga  Dari Keluarga untuk Makassar Bebas Sampah 2029, Melinda Aksa Gerakkan Kader PKK Panakkukang

Kepulauan Selayar, Tana Toraja, Toraja Utara, Bone, dan Maros. Pemerintah provinsi akan melakukan intervensi lebih spesifik berbasis karakteristik wilayah tersebut.

“Ini bukan sekadar angka, tapi wajah-wajah saudara kita yang harus kita bantu keluar dari jerat kemiskinan,” ungkapnya.

Rakor ini diikuti oleh para Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota selaku Ketua TKPK kabupaten/kota, Bappeda, OPD teknis, lembaga vertikal, mitra pembangunan, dan unsur masyarakat sipil.

Diharapkan, forum ini dapat melahirkan agenda aksi nyata dalam mendukung target penurunan kemiskinan yang berkelanjutan di Sulsel.

“Dengan kolaborasi, kita bisa menyusun kebijakan yang lebih tajam, relevan, dan berdampak langsung kepada masyarakat,” tutup Fatmawati.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...