Tenaga Non-ASN Pemkot Makassar Bisa Klaim JHT Rp15 Juta, Termasuk yang Tak Masuk PJLP

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 17 Juni 2025 23:52

Tenaga Non-ASN Pemkot Makassar Bisa Klaim JHT Rp15 Juta, Termasuk yang Tak Masuk PJLP

Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Ketenagakerjaan memberikan kabar baik bagi para tenaga non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) yang telah menerima Surat Keputusan (SK) pemberhentian.

Baik yang telah masuk dalam skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) maupun yang belum, mereka tetap berhak mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan, dengan nominal mencapai Rp15 juta per orang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Nielma Palamba, di Balai Kota Makassar, Selasa (17 Juni 2025).

“Bagi non-ASN yang telah menerima SK pemberhentian, termasuk yang belum masuk PJLP, bisa segera mencairkan JHT dari BPJS Ketenagakerjaan. Nominalnya sekitar Rp15 juta per orang,” jelas Nielma.

Sejak 2017, seluruh tenaga non-ASN di lingkungan Pemkot Makassar telah didaftarkan dalam tiga program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu:

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Jaminan Kematian (JKM)

Jaminan Hari Tua (JHT)

Menurut Nielma, program JHT merupakan bentuk tabungan jangka panjang yang baru bisa dicairkan setelah status pekerja dinyatakan berhenti secara resmi.

“JHT ini tabungan mereka selama bekerja. Begitu menerima SK pemberhentian, langsung bisa klaim,” ujarnya.

Untuk melakukan klaim JHT, tenaga non-ASN perlu menyiapkan dokumen berikut:

SK Pengangkatan

SK Pemberhentian

Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Kartu Keluarga (KK)

Nomor rekening bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN)

Klaim dapat dilakukan secara online melalui Website BPJamsostek, Aplikasi JMO, atau langsung ke kantor cabang BPJamsostek apabila akses daring tidak memungkinkan.

“Kami sarankan klaim online karena prosesnya cepat dan mudah. Tapi pastikan dokumen lengkap,” kata Nielma.

Pencairan dana akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima, tanpa potongan.

Pemkot Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan akan mulai melakukan proses klaim JHT secara serentak pada Juli 2025, usai proses pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) selesai dilakukan.

“Kami akan turun langsung ke 15 kecamatan. Targetnya tiga hari selesai. Ini kolaborasi Disnaker dan Jamsostek,” tutur Nielma.

Tenaga non-ASN dengan penghasilan di bawah Upah Minimum Kota (UMK) juga telah menerima BSU senilai Rp600 ribu per bulan selama dua bulan, sebagai tambahan bantuan perlindungan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, telah mengeluarkan surat edaran resmi untuk mendukung kelancaran proses klaim dan memastikan seluruh tenaga non-ASN mendapatkan haknya.

“Ini bagian dari komitmen Pak Wali untuk memberikan perlindungan kerja secara menyeluruh,” tegas Nielma.

Dari data terbaru, sebanyak 3.734 tenaga non-ASN telah didata ulang. Sebanyak 2.624 orang di antaranya sudah terakomodir melalui skema PJLP, sementara 1.110 orang lainnya masih menunggu kebijakan lanjutan terkait penempatan dan perlindungan kerja sesuai ketentuan pemerintah pusat.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 September 2026 16:37
Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Panggil PLN ke Balai Kota: Ditarget Normal 5 September
MAKASSAR, Trotoar.id — Keluhan warga Makassar soal pemadaman listrik bergilir langsung ditindaklanjuti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Manajem...
Daerah01 September 2026 16:33
PAD Barru Triwulan II Capai 45,72 Persen, Abustan Dorong Digitalisasi Pajak dan Retribusi
BARRU, Trotoar.id  — Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mendorong digitalisasi transaks...
Metro01 September 2026 14:40
Disdik Makassar Bantah Ada Pemaksaan Beli Buku “Jelajah Hijau” ke Siswa
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar membantah adanya instruksi maupun pemaksaan kepada sekolah untuk mewajibkan siswa mem...
Daerah01 September 2026 13:48
Sawah Arateng Dilanda Kekeringan, Bupati Sidrap Salurkan 18 Pompa Air untuk Petani
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung mengecek kondisi persawahan di Arateng, Kelurahan Tellu Limp...