Makassar, Trotoar.id — Politisi Partai Gerindra yang juga anggota Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, Andi Nirawati, mendesak Pemerintah Provinsi Sulsel segera mencairkan bonus bagi para atlet peraih medali di ajang PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024.
Desakan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel dan sejumlah atlet berprestasi.
“Bonus atlet sudah jelas diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 16 Tahun 2024, dan harus dibayarkan paling lambat tujuh hari setelah tanggal RDP ini.” Tidak ada lagi alasan untuk menunda,” tegas Nirawati,
Baca Juga :
Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Sulsel dalam RDP tersebut juga menghasilkan tiga rekomendasi penting, salah satunya adalah desakan agar Pemprov Sulsel segera membayar bonus atlet tanpa penundaan.
Nirawati menekankan bahwa bonus adalah bentuk penghargaan tertinggi dari pemerintah daerah terhadap prestasi dan pengorbanan atlet dalam mengharumkan nama daerah
“Kalau memang tidak mampu memberi bonus, sebaiknya jangan beri harapan. Apalagi “harapan palsu”. Ini bukan hanya soal uang, tapi soal masa depan atlet dan kehormatan daerah,” ujarnya.
Komisi E juga meminta Pemprov Sulsel untuk mulai mengalokasikan anggaran bonus PON XXII tahun 2028 sejak dini.
Langkah ini diperlukan agar polemik keterlambatan pembayaran seperti yang terjadi saat ini tidak kembali terulang di masa depan.
Desakan agar bonus atlet segera dicairkan juga sebelumnya disuarakan oleh Pembina Pertina Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis.
Ua menilai keterlambatan pencairan bonus merupakan bentuk kelalaian negara terhadap perjuangan para atlet.
“Banyak atlet yang ingin membahagiakan orang tuanya, membangun rumah, atau membuka usaha. Tapi semua itu tertahan karena negara ingkar janji. Ini bukan sekadar soal birokrasi, tapi soal komitmen moral dan harga diri daerah,” ungkap Januar dalam pernyataan tertulisnya pada 19 Juni 2025.
Menurutnya, kegagalan pemerintah dalam menepati janji kepada atlet bisa merusak kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah daerah dalam membina dan memajukan sektor olahraga.
Desakan dari DPRD dan tokoh olahraga diharapkan menjadi alarm bagi Pemprov Sulsel untuk segera bertindak nyata.
Para atlet yang telah mengharumkan nama daerah tidak seharusnya dibiarkan terus berjuang hanya untuk memperoleh hak mereka sendiri.



Komentar