Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Resmikan Pabrik Coklatana PT Agrinesia Raya

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 25 Juli 2025 13:31

Wali Kota Makassar Resmikan Pabrik Coklatana PT Agrinesia Raya

Makassar, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan beroperasinya Pabrik Coklatana PT Agrinesia Raya di Kawasan Industri Makassar (KIMA), Kecamatan Biringkanaya, Jumat (25/7/2025).

Kehadiran pabrik makanan ini digadang-gadang menjadi tonggak baru dalam mendorong peningkatan ekonomi lokal dan perluasan lapangan kerja bagi masyarakat Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Munafri menyatakan bahwa Pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan penuh terhadap pertumbuhan industri makanan berbasis lokal yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya menyampaikan apresiasi atas berdirinya pabrik ini. Ini bukan hanya sekadar fasilitas produksi, tapi peluang besar bagi warga kami,” ujar Munafri.

Pabrik Coklatana yang dikelola PT Agrinesia Raya diproyeksikan menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah signifikan, sejalan dengan program Pemkot untuk membuka akses kerja seluas-luasnya bagi warga Makassar.

“Kita sadar bahwa kebutuhan akan lapangan kerja masih tinggi. Kehadiran perusahaan ini menjadi solusi nyata karena mayoritas pekerjanya direkrut dari masyarakat lokal,” lanjutnya.

Munafri menegaskan bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah menjadi kunci dalam membangun ekonomi daerah yang inklusif, terutama melalui sektor makanan dan minuman yang terus berkembang pesat di Makassar.

Lebih jauh, ia berharap produk-produk dari PT Agrinesia Raya—terutama Coklatana—bisa menjadi bagian dari identitas kuliner Makassar dan dikenal luas di pasar nasional bahkan internasional.

“Makassar terkenal sebagai kota kuliner. Dengan hadirnya pabrik cokelat ini, kami berharap akan lahir produk oleh-oleh khas baru yang bisa dibanggakan,” ujar Munafri yang akrab disapa Appi.

Dengan populasi yang mencapai 1,4 juta jiwa di malam hari dan melonjak hingga 2 juta jiwa di siang hari, Makassar disebut sebagai pasar potensial untuk industri makanan.

Munafri menyebut ini sebagai keunggulan strategis yang harus dimanfaatkan pelaku usaha.

“Pasar domestik Makassar sangat kuat. Daya serap tinggi ini memberi peluang emas bagi pelaku usaha untuk berkembang dan berinovasi,” jelasnya.

Namun, ia juga mengingatkan pentingnya kontribusi balik dari dunia usaha, khususnya dalam kepatuhan terhadap kewajiban pajak sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

“Kami berharap pelaku usaha juga berkontribusi melalui kepatuhan pajak, agar pembangunan kota ini bisa terus berjalan dengan baik,” tegasnya.

Pemerintah Kota Makassar, menurut Munafri, akan terus memberikan dukungan melalui berbagai program dan kebijakan strategis untuk mendorong tumbuhnya unit usaha, baik dari kalangan UMKM maupun industri skala menengah dan besar.

“Makassar sejak dulu adalah kota jasa dan perdagangan. Dan hari ini, posisi itu semakin kokoh dengan hadirnya industri-industri seperti ini,” pungkasnya.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
News27 Mei 2026 00:52
Barru Raih UHC Awards 2026, Tegaskan Komitmen Perluasan Akses Layanan Kesehatan
Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori madya atas keberhasilan mem...
News27 Mei 2026 00:49
Barru Luncurkan Call Center 112, Perkuat Respons Darurat dan Digitalisasi Layanan Publik
Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan publik melalui peluncuran layanan d...
News27 Mei 2026 00:45
Pemkab Barru Buka FKP RKPD 2027, Prioritaskan Pelayanan Publik di Tengah Tantangan Anggaran
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemeri...
News27 Mei 2026 00:42
Pemkab Barru Matangkan Pilkades 2026, Pemungutan Suara Dijadwalkan 25 Mei
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 melalui rapat koordinasi bersama Fo...