MAKASSAR, Trotoar.id — Hmpir setahun Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengalami kekosongan satu kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan.
Kekosongan itu terjadi setelah Hamzah Ahmad, peraih suara terbanyak dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel 4, batal dilantik karena tersandung kasus dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Bantaeng.
Sebagai pengganti, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulsel telah mengusulkan nama Andi Sugiarti Mangun Karim, yang merupakan peraih suara kedua terbanyak di dapil yang meliputi Bantaeng, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar.
“Prosesnya sudah berjalan, tinggal menunggu waktu pelantikan saja serta SK dari Kementerian Dalam Negeri,” ujar Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan Amir Uskara, Sabtu (2/8/2025).
Ia menyampaikan bahwa partai telah memberikan persetujuan resmi dan usulan pengangkatan Andi Sugiarti juga telah disampaikan ke Gubernur Sulsel.
Pada Pemilu Legislatif 2024 lalu, Hamzah Ahmad meraih 15.257 suara, sementara Andi Sugiarti Mangun Karim memperoleh 8.858 suara.
Meski menempati urutan kedua, Sugiarti berhak atas kursi DPRD setelah Hamzah gagal dilantik akibat persoalan hukum.
Pemilu 2024 juga menjadi momentum penting bagi PPP di Sulsel. Partai berlambang Kabah itu berhasil mengamankan 8 kursi dari 11 daerah pemilihan (dapil) dan untuk pertama kalinya mencetak sejarah meraih kursi pimpinan DPRD Sulsel.
Dengan proses pelantikan yang segera berlangsung, PPP menegaskan konsolidasi kader tetap berjalan demi menjaga kekuatan politik partai di parlemen Sulsel.




Komentar