Pemprov Sulsel

Kemenko Polkam Dorong Transformasi Digital di Sulsel, Soroti Perlindungan Data dan Pencegahan Judi Online

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 07 Agustus 2025 12:53

Kemenko Polkam Dorong Transformasi Digital di Sulsel, Soroti Perlindungan Data dan Pencegahan Judi Online

MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung kebijakan nasional terkait Transformasi Digital dan Satu Data Indonesia semakin kuat.

Hal ini tercermin dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI di Hotel Claro Makassar, Kamis, 7 Agustus 2025.

Rakor ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel, termasuk perwakilan Bappeda, Dinas Kominfo, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) dari masing-masing daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Sulsel telah meletakkan fondasi kuat dalam transformasi digital melalui kebijakan dan regulasi strategis.

“Transformasi digital dan Satu Data Indonesia adalah bagian penting dari reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang efisien, transparan, dan responsif terhadap masyarakat,” tegas Jufri.

Empat narasumber dari lembaga strategis nasional dihadirkan dalam Rakor ini, yakni:

Baca Juga  Nurdin Abdullah Minta Saran Jepang Terkait Pengembangan Wisata Air Panas Lejja

Dini Maghfira (Bappenas) yang menekankan pentingnya Satu Data Indonesia sebagai landasan pembangunan nasional berbasis digital.

Yessi Arnaz Ferari (Kemkominfo) yang memaparkan integrasi aplikasi pemerintah dan digitalisasi birokrasi.

Mochtarul Huda (Kemkominfo) yang menyoroti pentingnya keamanan siber dan literasi digital dalam menghadapi kejahatan siber.

Arisriyanto (BSSN) yang menjelaskan strategi pengamanan informasi dalam konteks transformasi digital.

Asisten Deputi Koordinasi Perlindungan Data dan Transaksi Elektronik Kemenko Polkam, Syaiful Garyadi, menyoroti tantangan terbesar dalam implementasi transformasi digital di daerah, yakni keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran.

“Kalau kepala daerah punya visi digital, maka pasti Kominfo diprioritaskan anggarannya. Tapi tidak perlu mandatory spending, agar tidak membebani fiskal seperti di sektor pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Isu strategis lain yang dibahas adalah penyalahgunaan rekening dorman dalam praktik judi online dan penipuan digital.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Sulsel: APBD 2025 Turun Drastis ke Rp9,3 Triliun

Menurut Syaiful, kebijakan pelaporan rekening dorman oleh PPATK terbukti mampu menekan aktivitas ilegal tersebut hingga 70 persen.

“Namun perlu diingat, definisi rekening dorman itu berbeda-beda di tiap bank, dan bukan kewenangan PPATK sepenuhnya,” tambahnya.

Sementara itu, Mochtarul Huda menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan data pribadi.

“Literasi digital memang sudah dilakukan, tapi kesadaran masyarakat menjaga data masih rendah. Ini harus terus didorong,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini juga menjadi ajang refleksi atas capaian nasional. Indonesia mencatat lonjakan skor E-Government Development Index (EGDI) dari 0,72 pada 2022 menjadi 0,80 pada 2024, naik dari peringkat 77 ke posisi 64 dunia.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Percepat Integrasi Layanan Publik Melalui Sistem Single ID

Diskusi panel yang melibatkan Kepala BPS Sulsel Aryanto, Sekretaris Diskominfo Sulsel Sultan Rakib, dan perwakilan Bappelitbangda menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor, integrasi data sektoral, dan penguatan infrastruktur digital daerah.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah peserta menyampaikan kendala teknis mulai dari keamanan informasi, integrasi data penduduk, hingga pemanfaatan sistem digital dalam pelayanan publik.

Sultan Rakib menutup kegiatan dengan penekanan bahwa keberhasilan transformasi digital membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antar lembaga.

“Melindungi masyarakat harus menjadi komitmen kita bersama. Dengan begitu, berbagai risiko digital bisa kita cegah sejak dini,” pungkasnya.

Dengan tantangan yang masih ada, Sulawesi Selatan menegaskan kesiapannya menjadi bagian dari sistem pemerintahan digital nasional yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.(*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik23 Oktober 2026 23:18
Jelang Pelantikan Golkar Sulsel, Bendera dan Baliho Bahlil-IAS Hiasi Jalanan Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Suasana Kota Makassar mulai semarak menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan...
Politik23 Oktober 2026 21:36
Golkar Sulsel Menguningkan Makassar, Konsolidasi Politik dan Ujian Empati kepada Warga
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Akhir pekan ini, Makassar bukan sekadar menjadi panggung konsolidasi Partai Gol...
Metro23 Oktober 2026 19:49
Naoemi Octarina Pimpin Delegasi Sulsel, Perkuat Sinergi Dekranasda, PKK, dan Posyandu
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO DENPASAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat sinergi program pemberdayaan ma...
Politik23 Oktober 2026 17:33
Ribuan Kader Golkar se-Sulsel Bakal Tumpah Ruah di Makassar, Ingin Bertemu Langsung Bahlil
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan kader Partai Golkar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan ...