Pemprov Sulsel

Didampingi Wagub, Titiek Soeharto Sidak Gudang Bulog

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 11 Agustus 2025 16:57

Didampingi Wagub, Titiek Soeharto Sidak Gudang Bulog

Makassar, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memastikan diri sebagai salah satu daerah dengan stok beras teraman di Indonesia.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto bersama Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi turun langsung meninjau gudang Perum Bulog Makassar di Kompleks Pergudangan Panaikang, Senin (11/8/2025), untuk memastikan cadangan pangan daerah ini benar-benar siap menghadapi gejolak harga.

Hasilnya? Stok beras di Sulsel mencapai 500 ribu ton, sebagian hasil impor 2024 yang dinilai lebih berkualitas dibandingkan stok impor 2020. Bahkan, saking penuhnya, Bulog sampai menyewa gudang tambahan.

“Stok aman, bahkan melimpah. Sebagian sudah mulai disalurkan bertahap,” tegas Siti Hediati.

Siti Hediati mengaku terpukau dengan rice to rice machine, teknologi mutakhir milik Bulog Makassar yang mampu mengubah beras berkualitas biasa menjadi premium tanpa campur tangan pencampuran mutu.

Prosesnya meliputi pembersihan batu, pemisahan butir rusak, hingga pemolesan, sehingga beras menjadi bening, bersih, dan tetap bergizi.

“Mesin ini luar biasa. Beras keruh bisa jadi kinclong tanpa mengurangi kadar gizinya. Ini murni peningkatan mutu, bukan oplosan,” tegasnya.

Tak hanya soal kualitas, Siti Hediati mengingatkan Bulog dan Badan Pangan Nasional untuk sigap mengintervensi pasar.

“Kalau harga naik, keluarkan segera beras SPHP supaya kembali normal. Media juga harus bersuara kalau ada yang bermain harga,” ujarnya lantang.

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, sinergi pemerintah daerah, pusat, dan Bulog penting untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan beras.

“Kami siap bersinergi demi menjaga stabilitas harga dan memastikan stok cukup untuk seluruh masyarakat. Teknologi seperti rice to rice machine sangat membantu memastikan beras yang dikonsumsi masyarakat aman dan bergizi,” kata Fatmawati.

Ia optimistis, dengan stok yang aman dan tata kelola yang baik, Sulsel mampu menjaga pasokan beras sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Kunjungan ini diwarnai diskusi hangat seputar strategi distribusi, pengelolaan stok, hingga peluang penerapan teknologi serupa di daerah lain. Sinergi lintas sektor inilah yang diyakini menjadi kunci ketahanan pangan Sulsel yang solid.

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Agustus 2026 15:16
BBNKB dan PBBKB Tak Naik, Prof Marsuki: Pilihan Rasional Jaga Daya Beli Masyarakat
MAKASSAR — Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mempertahankan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan...
Daerah29 Agustus 2026 14:20
Tak Punya Latar Belakang Kuliner, Halim Bangun Kapurung Al Fazza dan Buka Lapangan Kerja di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.idTrotoar.id — Tidak memiliki pengalaman memasak maupun latar belakang bisnis bukan alasan bagi Halim untuk mengurungkan niat menjad...
Metro29 Agustus 2026 12:23
Gubernur Andi Sudirman Kick Off Piala Gubernur Sulsel 2026, Rp500 Juta Diperebutkan
PAREPARE, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman resmi membuka Piala Gubernur Sulsel 2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kot...
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...