MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, M Sadar, melontarkan kritik pedas kepada pemerintah terkait penderitaan warga Blok 10 Antang, Kota Makassar, yang sudah 13 tahun menjadi langganan banjir tanpa solusi nyata.
Dalam rapat bersama, Sadar menegaskan pemerintah tidak bisa terus-menerus memberikan bantuan instan tanpa menyelesaikan akar masalah.
“Harus ada solusi real untuk mengatasi banjir tahunan di kompleks tersebut, jangan setiap tahun warga kebanjiran lalu solusinya Indomie telur,” tegas M Sadar, yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sulsel, Senin 11 Agustus 2025
Baca Juga :
Sadar mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Pemerintah Kota Makassar, dan pengembang Perumnas segera duduk bersama mencarikan langkah konkret bagi sekitar 300 kepala keluarga yang terdampak banjir di wilayah tersebut.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, mengungkapkan BBWS sebenarnya sudah menyiapkan skema penanggulangan banjir di Blok 10.
Namun, program itu mandek karena belum adanya alokasi dana dari pemerintah pusat.
“BSW sudah punya rencana, tapi belum jalan karena tidak ada anggaran. Usulan ini sudah lama disampaikan,” jelas Kadir.
Kondisi banjir tahunan di Blok 10 Antang menjadi sorotan publik, mengingat hingga kini belum ada realisasi proyek besar yang mampu menghentikan genangan.
Warga pun berharap, tahun ini bukan lagi sekadar bantuan mie instan dan telur, tapi langkah nyata yang mengakhiri derita mereka.




Komentar