MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, memimpin aksi sosial bertajuk Jumat Berkah dengan membagikan bantuan berupa beras kepada warga yang tinggal di sekitar Gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (5/9/2025).
Aksi ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Sulsel dan DPRD Sulsel kepada masyarakat yang terdampak sekaligus ikut berjibaku saat tragedi pembakaran Gedung DPRD Sulsel pada 29 Agustus lalu.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini juga dihadiri oleh pimpinan DPRD Sulsel, di antaranya Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi (Cicu), Wakil Ketua DPRD Yasir Machmud, Fauzi Andi Wawo, Wakil Ketua Komisi A Mizar Roem, Sekretaris DPRD Muhammad Jabir, serta sejumlah ASN lingkup Sekretariat DPRD Sulsel.
Baca Juga :
Dalam kesempatan tersebut, Fatmawati Rusdi menyerahkan langsung bantuan kepada warga sekitar yang terdampak insiden. Ia menyebutkan, tragedi kebakaran itu meninggalkan trauma yang mendalam, terutama bagi warga yang rumahnya berada tidak jauh dari gedung DPRD.
“Kemarin pas kebakaran mereka juga merasakan trauma, apalagi kalau sampai api menjalar ke belakang rumah mereka,” ungkap Fatmawati.
“Sampai pagi mereka berjaga, bahkan baru bisa tidur setelah api benar-benar padam. Belum lagi memikirkan anak-anak dan barang-barang berharga mereka,” tambahnya.
Fatmawati menegaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberikan perhatian, tidak hanya dalam bentuk bantuan fisik tetapi juga pendampingan psikologis.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi (Cicu), menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar pada hari Jumat agar bernilai ibadah sekaligus menjadi momen berbagi keberkahan.
“Ini bagian dari Jumat Berkah. Saat kejadian tanggal 29 Agustus, banyak warga setempat yang datang membantu mengamankan dan menyelamatkan gedung DPRD. Jadi ini juga sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kami,” ujar Cicu.
Cicu menekankan, aksi sosial ini bukan hanya sebatas pembagian beras, tetapi juga penghormatan kepada warga yang ikut menjaga keamanan dan ketertiban saat situasi genting.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari insiden tersebut. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus berbenah dan mendekatkan diri kepada masyarakat,” tuturnya.
Menariknya, kegiatan ini digelar bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga memiliki makna spiritual yang lebih dalam bagi seluruh pihak yang terlibat.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WITA ini diikuti antusias oleh warga sekitar. Suasana penuh kebersamaan terlihat saat pemerintah, DPRD, dan masyarakat bersatu dalam aksi sosial tersebut.
Selain mengurangi beban warga yang terdampak, aksi Jumat Berkah ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di Sulawesi Selatan.
Dengan adanya aksi ini, Pemprov dan DPRD Sulsel menunjukkan bahwa mereka tidak hanya hadir dalam bentuk regulasi dan kebijakan, tetapi juga secara nyata mendampingi masyarakat di masa sulit.











Komentar