Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel Nyatakan Dukungan Penuh RUU Keamanan dan Ketahanan Siber

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 08 September 2025 18:46

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan dan Ketahanan Siber
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan dan Ketahanan Siber

Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan dan Ketahanan Siber yang tengah digagas oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Regulasi ini dinilai sangat penting sebagai landasan hukum dalam melindungi masyarakat sekaligus memperkuat transformasi digital di daerah.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulsel, Ir. Andi Bakti, mewakili Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat menghadiri Forum Uji Publik RUU Keamanan dan Ketahanan Siber di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (8/9/2025).

Menurut Andi Bakti, perkembangan transformasi digital memberikan banyak manfaat, mulai dari efisiensi layanan publik, percepatan pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat. Namun, di sisi lain, ancaman kejahatan siber juga semakin kompleks.

“Ancaman siber kini tidak hanya soal pencurian data, tapi juga serangan malware hingga penyalahgunaan informasi yang dapat mengganggu stabilitas sosial, ekonomi, bahkan keamanan nasional,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa hadirnya RUU Keamanan dan Ketahanan Siber akan menjadi kerangka hukum komprehensif sekaligus pedoman kolaborasi lintas sektor.

“Bagi kami di daerah, khususnya di Sulawesi Selatan, regulasi ini akan menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi digital, penguatan layanan publik berbasis teknologi, serta perlindungan data dan infrastruktur penting daerah,” jelas Andi Bakti.

Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Marsda R. Tjahjo Kurniawan, menegaskan urgensi kehadiran regulasi tersebut.

Ia menyinggung berbagai insiden keamanan siber sepanjang 2024 yang sempat mengganggu layanan publik dan menurunkan kepercayaan masyarakat.

“Kita masih ingat beberapa kejadian yang cukup mengganggu layanan publik. Insiden ini bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan siber dan sandi di Indonesia. Untuk itu diperlukan penguatan perlindungan data,” jelasnya.

Ia menambahkan, persandian bukan sekadar istilah teknis, melainkan sistem nyata yang menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi di era digital.

“Perancangan undang-undang ini adalah bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat. Pemerintah maupun swasta harus bersama-sama memastikan ruang digital kita aman, agar masyarakat bisa beraktivitas dengan baik,” tandasnya.

Forum uji publik ini diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, pejabat daerah, akademisi, hingga komunitas digital dalam forum group discussion (FGD). Pemerintah berharap forum ini menghasilkan masukan konstruktif agar RUU benar-benar menjawab kebutuhan bangsa sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia.

RUU Keamanan dan Ketahanan Siber diharapkan mampu menjadi tameng perlindungan data masyarakat, memperkuat infrastruktur digital, dan menjamin layanan publik berbasis teknologi yang lebih aman dan terpercaya.

Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, regulasi ini akan berdampak langsung pada meningkatnya rasa aman dalam berbisnis, mengakses layanan pemerintah, maupun menggunakan platform komunikasi digital.

Penulis : Awal.ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 11:16
Pemprov Sulsel Tata Ruas Impa-Impa–Anabanua di Sidrap, Hadirkan Bahu Jalan Hijau dan Jalur Sepeda
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pembangunan infrastruktur berkelanjutan dengan menata ruas jalan Impa-Impa...
Metro17 April 2026 10:37
TP PKK Makassar Dorong Gerakan Membaca 15 Menit Sehari, Literasi Jadi Kunci SDM Unggul
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar terus mengintensifkan upaya peningkatan budaya literasi di tengah masyarakat melalui sos...
Metro16 April 2026 21:31
Penertiban 60 Lapak PKL di Poros BTP Berjalan Kondusif, Pendekatan Humanis Berbuah Hasil
MAKASSAR, Trotoar.id — Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026), berlangsun...
Metro16 April 2026 19:29
Wawali Makassar Dorong Kolaborasi Penguatan SDM Rentan Bersama Kemensos
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya peningkatan kualitas...