MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, menerima audiensi dari Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Mintje Wattu, bersama jajaran di ruang kerjanya, Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel, Jalan AP Pettarani Makassar, Rabu (10/9/2025).
Pertemuan ini membahas penguatan implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan, sekaligus mendorong percepatan finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Dalam kesempatan itu, Mintje Wattu mengapresiasi dukungan DPRD Sulsel terhadap program perlindungan pekerja. Ia juga memberikan pembaruan informasi terkait pekerja yang menjadi korban kebakaran gedung DPRD Kota Makassar.
Baca Juga :
“Korban yang meninggal dunia akibat kebakaran DPRD Kota sudah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan melalui anggaran Pemkot Makassar. Proses perlindungannya tetap berjalan bagi semua yang mengalami risiko,” jelas Mintje.
Lebih lanjut, Mintje menuturkan, pihaknya berharap dukungan penuh DPRD Sulsel dalam mendorong lahirnya perda tersebut.
“Saat ini perda jaminan sosial ketenagakerjaan sudah dalam tahap finalisasi di Kemendagri. Tentu tidak bisa berjalan tanpa dukungan penuh dari Ibu Ketua DPRD Sulsel bersama jajaran,” ujarnya.
Menurutnya, perda ini penting agar seluruh pekerja, khususnya pekerja rentan, bisa mendapatkan perlindungan optimal.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi (Cicu), menegaskan bahwa pembahasan perda sudah selesai di tingkat DPRD.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa difinalisasi. Perda ini untuk mendukung pemerintah daerah agar semakin optimal dalam memberikan perlindungan,” ucap legislator Partai NasDem itu.
Cicu menambahkan, perda ini akan menjadi dorongan agar pemerintah kabupaten/kota di Sulsel lebih serius meng-cover pekerja rentan.
“Ada beberapa daerah yang sudah menerapkan, tapi belum seratus persen. Semoga dengan adanya perda ini, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bisa mencapai 100 persen,” tegasnya.




Komentar