Pemkot Makassar

Penataan Losari, Pemkot Pastikan PK5 Tetap Dapat Ruang Usaha Layak

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 12 September 2025 21:35

Penataan Losari, Pemkot Pastikan PK5 Tetap Dapat Ruang Usaha Layak
Penataan Losari, Pemkot Pastikan PK5 Tetap Dapat Ruang Usaha Layak

Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin memastikan para pedagang kaki lima (PK5) yang selama ini berjualan di kawasan Anjungan Pantai Losari tetap mendapatkan ruang usaha yang layak meski kawasan ikonik tersebut tengah ditata.

Kabar baik itu disampaikan Munafri dalam rapat koordinasi bersama kelompok pedagang Pantai Losari yang digelar di Balai Kota, Jumat (12/9/2025). Pertemuan turut dihadiri Sekda Kota Makassar serta sejumlah pimpinan SKPD terkait.

Munafri menegaskan, relokasi pedagang bukanlah upaya mematikan aktivitas UMKM, melainkan menghadirkan kawasan wisata yang lebih tertib sekaligus menyediakan ruang usaha yang lebih sehat dan representatif bagi para pelaku usaha.

“Saya harap lapak-lapak pedagang bisa dialihkan ke lokasi yang lebih aman dan nyaman. Anjungan Losari akan tetap difungsikan sebagai ruang interaksi warga, bukan tempat berdagang. Karena itu, kami siapkan lokasi alternatif di CFD Boulevard,” ujar Munafri.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Makassar menyiapkan beberapa lokasi alternatif bagi pedagang. Sekitar 70 pedagang Losari akan dialihkan ke Car Free Day (CFD) Boulevard Panakkukang yang kini diperluas hingga ke depan Hotel Myko.

Selain itu, pemerintah juga tengah berkoordinasi dengan pihak GMTD untuk membuka area khusus PK5 di sekitar kawasan Center Point of Indonesia (CPI) atau Jalan Metro.

Lokasi tambahan lainnya disiapkan di CFD Jalan Doktor Leimena, yang menghubungkan Perintis Kemerdekaan dengan Manggala, meski masih menunggu persetujuan dari balai. Titik lain yang disepakati adalah taman segitiga Patung Gajah di depan Warkop Turatea.

Munafri menekankan bahwa penataan kawasan dilakukan demi kebaikan bersama. Ia menyebut, setelah seluruh proses berjalan lebih longgar, pedagang akan memperoleh lokasi usaha yang lebih baik dan representatif.

Menurutnya, kawasan Anjungan Losari sudah tidak bisa lagi dipakai secara permanen untuk aktivitas perdagangan. Ke depan, pusat interaksi masyarakat akan dialihkan ke Lapangan Karebosi setelah rampung direnovasi.

“Lokasi lain nanti, semua orang akan beraktivitas di Karebosi. Ruang interaksi dan area pejalan kaki akan lebih terbuka di sana,” jelasnya.

Munafri menambahkan, proses penataan tidak dilakukan dengan pemaksaan, melainkan dengan komunikasi intensif bersama pedagang dan pihak terkait.

“Bukan berarti pemerintah tidak berusaha. Justru kami ingin mencarikan tempat yang benar-benar representatif. Penataan ini untuk memberikan rasa aman, kenyamanan, dan kepastian bagi pedagang,” pungkasnya.

Dengan langkah relokasi ini, Pemkot Makassar berharap aktivitas UMKM tetap berjalan lancar sekaligus mendukung terciptanya kawasan Losari yang lebih tertata, steril, dan nyaman sebagai ikon Kota Makassar.

Penulis : Awal/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...
News30 Agustus 2026 13:32
Belajar dari CMC Tiga Warna, Dua Desa Donggala Siapkan Model Ekowisata Berkelanjutan
MALANG, Trotoar.id — Desa Lalombi dan Desa Tolongano, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai menyiapkan model pengembangan ekowisata yang tidak ...
Politik30 Agustus 2026 12:16
NasDem Sulsel Bekali 152 Anggota Fraksi, Komunikasi Politik Diminta Tetap Berpijak pada Kondisi Masyarakat
MAKASSAR, Trotoar.id — DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan memberikan pendidikan politik kepada 152 anggota Fraksi NasDem yang tersebar di DPRD tingk...