MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menerima kunjungan kerja Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (15/9/2025).
Rombongan Komite III DPD RI dipimpin langsung Ketua Komite, Filep Wamafma, dan diterima oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari, yang mewakili Gubernur Sulsel.
Dalam sambutannya, Ichsan menegaskan bahwa salah satu fokus utama Pemprov Sulsel saat ini adalah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK sederajat 2025.
Baca Juga :
Ia menyebut, SPMB merupakan gerbang penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sulsel.
“Kami berkomitmen agar SPMB berjalan objektif, transparan, dan adil. Dukungan teknologi informasi terus dioptimalkan supaya sistem online berjalan lancar, aman, dan inklusif,” ujar Ichsan.
Meski begitu, ia juga mengakui adanya tantangan, seperti keterbatasan daya tampung sekolah favorit, kesenjangan akses pendidikan di pelosok, serta tingginya animo masyarakat terhadap sekolah unggulan.
Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Pemprov Sulsel. Ia menilai Sulsel berhasil menerapkan sistem penerimaan siswa baru dengan baik, terutama dalam hal integrasi data Dinas Pendidikan dan Dinas Dukcapil.
“Sulsel sangat baik dalam proses penerimaan siswa baru, baik online maupun integrasi data antarinstansi. Ini bisa dijadikan rujukan nasional,” kata Filep.
Namun, Filep juga menyoroti persoalan kuota antara sekolah negeri dan swasta. Ia menegaskan perlunya kebijakan afirmasi pendidikan yang adil agar kedua sektor bisa berkembang.
“Swasta jangan diabaikan. Afirmasi pendidikan harus seimbang, sehingga swasta juga dapat berkembang menjadi institusi unggulan,” tegasnya.
Kunjungan kerja ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan rekomendasi nasional yang akan disampaikan Komite III DPD RI kepada kementerian terkait, khususnya terkait pelaksanaan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.



Komentar