BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bulukumba bersiap menggelar Forum Investasi & OVOI (One Village One Industry) pada Oktober 2025 mendatang.
Forum ini mengusung tema “Membangun Industri Desa Berbasis OVOI Menuju Bulukumba Sejahtera” dan ditargetkan menjadi ajang strategis mempertemukan pemerintah, investor, pengusaha, hingga koperasi.
Acara tersebut bakal dihadiri investor nasional, pelaku usaha, BUMN, HIMBARA, serta pemerintah daerah. Tak kurang dari 136 kepala desa/lurah bersama 136 Koperasi Merah Putih akan ikut ambil bagian.
Baca Juga :
Forum ini diharapkan menjadi momentum besar dalam membangun kemitraan ekonomi desa berbasis industri.
Wakil Ketua Umum KADIN Sulsel sekaligus Caretaker Ketua KADIN Bulukumba, Syafruddin Mualla, SHI, menegaskan forum ini adalah strategi membuka karpet merah bagi para investor.
“Bulukumba memiliki potensi luar biasa di berbagai sektor. Melalui forum ini, kami ingin mempertemukan potensi lokal dengan modal, teknologi, dan jaringan investor. Inilah kesempatan emas untuk membangun industri desa yang berdaya saing global dan menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Syafruddin menyebutkan ada empat sektor unggulan yang menjadi fokus dalam Forum Investasi & OVOI 2025, yaitu:
- Tourism Industry & Hospitality
Pembangunan hotel dan convention center, resort dan lapangan golf, kafe dan restoran, wisata bahari, budaya, religi, ekowisata, hingga marine tourism. - Perikanan & Kelautan (Maritime Industry)
Shipment & logistik, shipyard & docking (galangan pinisi & kapal modern), solar bunkering station, cold storage & fish processing, serta pengembangan Integrated Maritime Estate. - Pertanian & Perkebunan
Pabrik pengolahan hasil bumi (rice milling modern, coconut processing, corn & cocoa processing, rempah & umbi, pabrik kaleng buah), agro-machinery center, pabrik pakan, serta pengembangan agro-estate berbasis koperasi dan kemitraan. - Manufacturing & Processing
Digital printing & packaging modern, food & beverage processing plant, furniture & wood processing, hingga industri material konstruksi (bata ringan, stone crusher, beton pracetak).
Melalui forum ini, KADIN Bulukumba menargetkan lahirnya kesepakatan investasi langsung, kerja sama jangka panjang, maupun kemitraan berbasis desa.
“Kami ingin Bulukumba menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan bagian selatan. Forum ini akan menjadi pintu masuk sekaligus jembatan investasi antara desa dan dunia usaha,” tegas Syafruddin.
Untuk informasi lebih lanjut dan penjajakan kerja sama, dapat menghubungi:
KADIN Bulukumba
Jl. Lanto Dg Pasewang No. 5, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan
Kontak: Asyraful Rijal – 085399962299



Komentar