DPR RI

Putih Sari: Standar Dapur SPPG Harus Diperketat, Bukan Programnya Dihapus

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 25 September 2025 18:06

Putih Sari: Standar Dapur SPPG Harus Diperketat, Bukan Programnya Dihapus
Putih Sari: Standar Dapur SPPG Harus Diperketat, Bukan Programnya Dihapus

Makassar, Trotoar.id — Wacana penghentian program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran dipastikan tidak mendapat dukungan dari DPR RI.

Meski belakangan muncul kasus keracunan yang menimpa sejumlah siswa di beberapa daerah, Komisi IX DPR menegaskan program ini tetap harus dilanjutkan dengan evaluasi menyeluruh.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Ashabul Kahfi, menyebut usulan penghentian MBG merupakan langkah keliru. Menurutnya, program ini sangat penting untuk memperbaiki kebutuhan gizi generasi bangsa.

“Tujuan utama kehadiran MBG ini untuk mengintervensi dan memperbaiki gizi anak. Jadi salah satu solusinya tetap pemberian MBG. Kalau ada kesalahan, yang diperbaiki sistemnya, bukan programnya dihentikan,” ujar Ashabul, Kamis (25/9/2025).

Ashabul menambahkan, pelaksanaan MBG bisa dioptimalkan dengan memanfaatkan potensi pangan lokal agar menu lebih bervariasi.

“Di Sulsel misalnya, banyak ikan. Jadi tidak harus selalu ayam. Bisa ikan, bisa telur. Yang penting memanfaatkan pangan lokal,” jelasnya.

Senada, Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menilai maraknya kasus keracunan makanan harus menjadi pelajaran penting untuk memperketat standar kualitas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Mungkin perlu ada koordinasi lintas kementerian—Kemenaker, BGN, dan Kemenkes—terkait kelayakan serta kompetensi para penyedia makanan di dapur SPPG,” kata Putih.

Ia juga menyayangkan adanya siswa-siswi yang menjadi korban keracunan usai menyantap MBG. Karena itu, menurutnya, perbaikan sistem dan pengawasan harus segera dilakukan.

“Kalau memang perlu dilatih atau disertifikasi, kita bisa manfaatkan balai-balai besar yang sudah ada di berbagai daerah,” tambahnya.

Putih memastikan, Komisi IX DPR bersama Badan Gizi Nasional (BGN) akan terus melakukan evaluasi rutin untuk memperbaiki tata kelola program ini.

“Pasti ada, karena memang ini leading sector dan mitra kerja utama Komisi IX,” tegasnya.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah05 Juni 2026 21:03
Pemkab Luwu dan PT Masmindo Perkuat Fordes MATAPPA, Luncurkan Program Jaga Desa
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area memperkuat Forum Desa (Fordes) MATAPPA sekaligus meluncurkan Program Jaga ...
Metro05 Juni 2026 21:00
Wawali Makassar Buka Simposium Nasional IKARGI XIII dan Konferensi Internasional 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi membuka The 13th National Symposium of the Indonesian Association of De...
Metro05 Juni 2026 20:56
Di Forum RUU Pangan, Wali Kota Makassar Tawarkan Solusi Smart Greenhouse
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menawarkan solusi pertanian modern berbasis smart greenhouse dalam forum kunjungan ker...
Nasional05 Juni 2026 20:37
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
JAKARTA,TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Boga Group membuka peluang kerja bagi masyarakat lanjut usia melalui...