Pemkot Makassar

ICMI Muda Sulsel Siap Bersinergi Dukung Program Pemkot Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 01 Oktober 2025 15:57

ICMI Muda Sulsel Siap Bersinergi Dukung Program Pemkot Makassar
ICMI Muda Sulsel Siap Bersinergi Dukung Program Pemkot Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Muda Sulawesi Selatan menyatakan komitmennya mendukung program Pemerintah Kota Makassar, khususnya penguatan kurikulum berbasis budaya lokal serta penanaman nilai sopan santun di jenjang SD dan SMP.

Dukungan itu disampaikan saat jajaran pengurus ICMI Muda Sulsel yang dipimpin Ketua Umum Dr. Muhammad Tang Iskandar dan Sekretaris Dr. Abdul Aziz Ilyas bertemu Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota, Rabu (1/10/2025).

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap langkah Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Pak Munafri dalam menghadirkan kurikulum berbasis budaya lokal dan penguatan nilai sopan santun di sekolah,” kata Abdul Aziz.

Menurutnya, mayoritas pengurus ICMI Muda merupakan akademisi, baik dosen maupun guru. Karena itu, keterlibatan organisasi ini dalam pendidikan dianggap sebagai tanggung jawab moral untuk ikut mengawal visi Pemkot.

“Program bagus harus kita support. Jika ada ruang kolaborasi, kami siap bersinergi,” tambahnya.

ICMI Muda juga menilai gagasan Wali Kota sejalan dengan visi mereka dalam melestarikan kearifan lokal, seperti budaya tutur “tabe”, “siapakatau”, hingga “sepakaige”. Selain bidang pendidikan, ICMI Muda juga siap mendukung program keagamaan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

Pada momentum Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober mendatang, ICMI Muda bahkan merencanakan kegiatan pengelolaan sampah sebagai kontribusi nyata terhadap persoalan kota.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik dukungan ICMI Muda. Menurutnya, kehadiran cendekiawan muda ini akan menjadi kekuatan tambahan bagi Pemkot dalam mewujudkan pendidikan berkarakter dan berbudaya.

“Kehadiran ICMI Muda Sulsel menjadi angin segar. Kami berharap tidak hanya menjadi mitra diskusi, tapi juga ikut mengawal program pemerintah hingga ke masyarakat,” ujar Munafri.

Ia menegaskan, pendidikan berbasis kearifan lokal penting untuk menjaga identitas daerah. Selain itu, kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru harus menjadi prioritas utama pembangunan.

“Kalau suatu daerah ingin maju, yang pertama dibenahi adalah pendidikan. Kita juga harus meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru,” pungkasnya.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah23 Juli 2026 22:44
Kick Off HUT RI ke-81 di Tanete Riaja Resmi Dimulai, Wabup Barru Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Waspada Kebakaran
Barru, Trotoar.id – Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, secara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Repub...
Daerah23 Juli 2026 22:41
Wabup Barru Beri Pembekalan 38 Kontingen Jambore Nasional 2026
Barru, Trotoar.id – Usai memimpin Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Barru, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang y...
Daerah23 Juli 2026 22:34
Bawa Cokelat di Setiap Kunjungan, Cara Sederhana Bupati Andi Ina Hadirkan Kenangan Indah bagi Anak-anak Barru
Barru, Trotoar.id – Ada pemandangan yang nyaris tak pernah berubah setiap kali Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengunjungi sekolah, desa, maupun ...
Parlemen23 Juli 2026 13:59
Feature: Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Aniaya Staf PPPK Gegerkan Publik
Trotoar.id – Di balik ruang-ruang rapat yang selama ini menjadi tempat lahirnya berbagai kebijakan daerah, kini muncul sebuah peristiwa yang justru ...