Partai Golkar

Pleno Golkar Sulsel, IAS Soroti Mobil Listrik Hibah Airlangga yang Belum Kembali

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 21 September 2026 18:36

Pleno Golkar Sulsel, IAS Soroti Mobil Listrik Hibah Airlangga yang Belum Kembali

MAKASSAR, Trotoar.id — Rapat pleno dan silaturahmi pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan tak hanya menjadi forum pengenalan struktur kepengurusan baru. 

Pertemuan perdana di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) itu juga memunculkan persoalan aset partai yang keberadaannya dipertanyakan.

Dalam rapat tersebut, sejumlah pengurus dan senior Partai Golkar menyampaikan masukan kepada IAS terkait penataan internal organisasi, termasuk pendataan ulang aset-aset yang dimiliki partai.

Salah satu masukan datang dari senior Partai Golkar Sulsel, Andi Iskandar Zulkarnain Latif. 

Ia meminta kepengurusan baru melakukan inventarisasi seluruh aset partai, termasuk kendaraan operasional yang disebut merupakan hibah dari mantan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Kendaraan tersebut diketahui berupa mobil listrik yang diperuntukkan bagi operasional Partai Golkar Sulsel. 

Namun, menurut masukan yang disampaikan dalam rapat, keberadaan kendaraan tersebut hingga kini belum diketahui secara jelas oleh kepengurusan baru.

Persoalan itu langsung mendapat respons dari Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin.

IAS mengaku heran karena kendaraan operasional tersebut belum juga dikembalikan kepada organisasi sejak dirinya terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel.

“Saya juga heran ini kendaraan hibah dari Ketua Umum pada kala itu Airlangga Hartarto, untuk Partai Golkar Sulsel. Kok ada pihak yang menguasai kendaraan tersebut,” kata IAS.

IAS menegaskan, secara organisasi kendaraan tersebut merupakan bagian dari aset Partai Golkar Sulsel. 

Karena itu, ia berharap pihak yang saat ini menguasai kendaraan tersebut dapat mengembalikannya kepada organisasi untuk digunakan sesuai kepentingan partai.

Pernyataan IAS tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam rapat pleno yang sekaligus menjadi forum awal konsolidasi kepengurusan DPD I Golkar Sulsel periode 2025–2030.

Dalam rapat tersebut, IAS didampingi Sekretaris DPD I Golkar Sulsel Rahman Pina, Bendahara Umum Amirullah Nur Saenong, serta Ketua Harian Supriansyah.

IAS juga mengumumkan sejumlah nama yang masuk dalam jajaran kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulsel. 

Selain agenda struktural, rapat pleno dimanfaatkan untuk mendengar langsung berbagai masukan dari pengurus dan senior partai.

Bagi IAS, masukan tersebut menjadi bagian dari proses penataan organisasi sekaligus inventarisasi berbagai persoalan yang perlu segera diselesaikan dalam kepengurusan barunya.

Termasuk persoalan aset, yang menurutnya perlu didata secara menyeluruh agar seluruh kekayaan organisasi memiliki status, keberadaan, dan pemanfaatan yang jelas.

Rapat pleno dan silaturahmi ini pun menjadi langkah awal IAS bersama jajaran pengurus baru untuk melakukan konsolidasi internal sekaligus membenahi sejumlah pekerjaan rumah organisasi Partai Golkar Sulsel.

.

Penulis : Lutfi

 Komentar