Pemprov Sulsel

Ganda Putri Sulsel Ukir Sejarah, Raih Medali Perunggu di Pornas Korpri XVII Palembang

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 10 Oktober 2025 16:05

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Sulawesi Selatan (Sulsel) di ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025 di Palembang.
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Sulawesi Selatan (Sulsel) di ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025 di Palembang.

PALEMBANG, Trotoar.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Sulawesi Selatan (Sulsel) di ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025 di Palembang.

Pasangan ganda putri tenis meja, Siti Rugayya, S.Pd. dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto, dan Fitriani, S.Pd. dari Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng, berhasil mempersembahkan medali perunggu dalam laga yang digelar di Pitstop Table Tennis Centre, Kamis (9/10/2025).

Capaian ini menjadi medali pertama bagi kontingen Sulsel di Pornas Korpri 2025 sekaligus catatan sejarah baru bagi cabang olahraga tenis meja putri Korpri Sulsel.

Lebih istimewa lagi, keduanya merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang berprofesi sebagai guru dan kepala sekolah, yang tak hanya berdedikasi di dunia pendidikan, tetapi juga mengharumkan nama daerah melalui olahraga.

Ketua Tim Tenis Meja Putri Korpri Sulsel, Ferawati Salam, tak dapat menyembunyikan rasa harunya atas pencapaian tersebut.

“Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ini betul-betul sejarah bagi kita. Setelah beberapa kali ikut Pornas, baru kali ini tim ganda putri berhasil meraih medali. Saya sangat mengapresiasi para pemain yang punya mental baja,” ujarnya usai pertandingan.

Kemenangan Rugayya–Fitriani terasa semakin istimewa karena di babak perempat final mereka menumbangkan pasangan tangguh dari Jawa Barat yang diperkuat legenda tenis meja nasional Rossy Pratiwi Dipoyanti, dengan skor 3–1.

“Lawan kami tidak mudah. Kak Rossy itu legenda Indonesia yang sering juara satu di berbagai kejuaraan. Tapi anak-anak bermain dengan hati dan rasa tanggung jawab tinggi,” tambah Ferawati.

Meski langkah mereka harus terhenti di semifinal setelah kalah 1–3 dari tim Lampung yang kemudian finis sebagai juara dua, perjuangan keduanya menuai banyak pujian. Adapun juara pertama diraih oleh tim Jawa Tengah.

Bagi Siti Rugayya, medali ini merupakan buah dari kesabaran dan konsistensi selama bertahun-tahun mengikuti Pornas Korpri.

“Alhamdulillah, ini pencapaian luar biasa setelah sekian kali ikut Pornas. Terima kasih kepada masyarakat Jeneponto, rekan-rekan guru, keluarga, dan anak-anak di rumah atas doa dan dukungannya,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

“Alhamdulillah, bisa juara tiga di tengah persaingan yang sangat ketat. Semoga ke depan kami bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi,” tuturnya penuh semangat.

Hingga hari kelima pelaksanaan Pornas Korpri XVII 2025, kontingen Sulsel menempati peringkat ke-24 klasemen sementara dari 102 kontingen yang berpartisipasi.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Agustus 2026 15:16
BBNKB dan PBBKB Tak Naik, Prof Marsuki: Pilihan Rasional Jaga Daya Beli Masyarakat
MAKASSAR — Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mempertahankan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan...
Daerah29 Agustus 2026 14:20
Tak Punya Latar Belakang Kuliner, Halim Bangun Kapurung Al Fazza dan Buka Lapangan Kerja di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.idTrotoar.id — Tidak memiliki pengalaman memasak maupun latar belakang bisnis bukan alasan bagi Halim untuk mengurungkan niat menjad...
Metro29 Agustus 2026 12:23
Gubernur Andi Sudirman Kick Off Piala Gubernur Sulsel 2026, Rp500 Juta Diperebutkan
PAREPARE, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman resmi membuka Piala Gubernur Sulsel 2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kot...
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...