Pemkot Makassar

Sekda Makassar Tekankan Penyelesaian Regulasi dan Penguatan Program MCH

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 14 Oktober 2025 20:00

Sekda Makassar Tekankan Penyelesaian Regulasi dan Penguatan Program MCH
Sekda Makassar Tekankan Penyelesaian Regulasi dan Penguatan Program MCH

MAKASSAR, Trotoar.id  — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian regulasi serta penguatan tata kelola dalam pelaksanaan program Makassar Creative Hub (MCH).

Hal itu disampaikan Zulkifly saat memimpin rapat koordinasi (rakor) program Sapta Mulia bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Sekda, Balai Kota Makassar, Selasa (14/10).

Dalam rapat tersebut hadir jajaran dari Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, dan Dinas Perdagangan Kota Makassar, yang turut membahas arah kebijakan dan strategi pengembangan MCH tahun 2026.

Zulkifly menguraikan lima poin penting yang menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat keberlanjutan MCH sebagai bagian dari tujuh program prioritas atau Sapta Mulia di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.

“Yang pertama adalah penyelesaian regulasi. Saya minta Dinas Pariwisata segera merampungkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang MCH sebagai dasar hukum operasional. Kalau menunggu perda akan terlalu lama, sehingga perwali menjadi jalan yang lebih cepat dan efektif,” ujar Zulkifly.

Ia menjelaskan, rancangan perwali tersebut telah melalui proses harmonisasi di Kementerian Hukum dan kini dalam tahap penyempurnaan akhir.

Regulasi itu dianggap penting untuk memperkuat dasar hukum pengelolaan dan aktivitas MCH di lapangan.

Selain regulasi, Sekda Zulkifly juga menyoroti rencana pembangunan tiga sekretariat MCH baru yang akan direalisasikan pada tahun 2026, masing-masing di Kecamatan Rappocini, Biringkanaya, dan satu lokasi lain yang masih dievaluasi di Kecamatan Tamalate.

“Kita harus memastikan lokasi MCH sesuai peruntukan tata ruang kota. Jangan sampai ada kendala hukum atau tumpang tindih wilayah, apalagi sebagian area Tamalate masuk administratif Kabupaten Gowa,” tegasnya.

Mantan Kepala Bappeda Kota Makassar itu juga meminta agar setiap program dan kegiatan MCH tahun depan memperhatikan aspek penganggaran secara menyeluruh, termasuk kebutuhan perawatan gedung, sarana-prasarana, dan biaya operasional.

“Banyak kegiatan di MCH Anjungan Pantai Losari yang membutuhkan dukungan logistik dan perawatan gedung. Semua itu harus dianggarkan dengan baik agar kegiatan bisa berjalan optimal,” tambahnya.

Selain membahas aspek teknis, rapat tersebut juga menyinggung penataan tata kelola dan penanggung jawab operasional MCH agar koordinasi antarinstansi lebih efisien.

Untuk rencana launching MCH di Kawasan Nusantara, Sekda Zulkifly juga mendorong kolaborasi dengan pihak swasta melalui Nota Kesepahaman (MoU), di antaranya dengan PT Ilman, sebagai langkah memperkuat kemitraan dan keberlanjutan program.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Agustus 2026 15:16
BBNKB dan PBBKB Tak Naik, Prof Marsuki: Pilihan Rasional Jaga Daya Beli Masyarakat
MAKASSAR — Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mempertahankan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan...
Daerah29 Agustus 2026 14:20
Tak Punya Latar Belakang Kuliner, Halim Bangun Kapurung Al Fazza dan Buka Lapangan Kerja di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.idTrotoar.id — Tidak memiliki pengalaman memasak maupun latar belakang bisnis bukan alasan bagi Halim untuk mengurungkan niat menjad...
Metro29 Agustus 2026 12:23
Gubernur Andi Sudirman Kick Off Piala Gubernur Sulsel 2026, Rp500 Juta Diperebutkan
PAREPARE, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman resmi membuka Piala Gubernur Sulsel 2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kot...
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...