Pemda Sidrap

Bupati Syaharuddin Alrif Bawa Semangat Smart Regency di FEKDI 2025

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 31 Oktober 2025 17:19

Bupati Syaharuddin Alrif Bawa Semangat Smart Regency di FEKDI 2025
Bupati Syaharuddin Alrif Bawa Semangat Smart Regency di FEKDI 2025

JAKARTA, Trotoar.id — Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2025 menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi nasional dalam membangun fondasi ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Di tengah geliat inovasi fintech dan transformasi keuangan berbasis teknologi, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif tampil membawa semangat daerah untuk beradaptasi dan berakselerasi menuju era Smart Regency.

Kegiatan bergengsi yang dirangkaikan dengan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 ini berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Hall B, Jumat (31/10/2025), mengusung tema “Sinergi dan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia.”

Acara pembukaan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner OJK, serta perwakilan Kementerian Keuangan. Para pemimpin lembaga ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas tingkat pemerintahan untuk mempercepat digitalisasi ekonomi nasional.

Didampingi Kepala Bapenda Sidrap, Rohady Ramadhan, Bupati Syaharuddin menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar pembaruan sistem, melainkan transformasi paradigma dalam tata kelola pemerintahan dan ekonomi rakyat.

“Ekonomi digital bukan lagi pilihan, tapi keniscayaan. Pemerintah daerah harus mampu beradaptasi dengan ekosistem baru agar potensi ekonomi rakyat bisa ditransformasikan ke sistem digital yang inklusif dan produktif,” ujarnya.

Menurut Syaharuddin, Pemkab Sidrap tengah mengembangkan Digital Revenue Management System sebagai bagian dari roadmap menuju Smart Regency 2026. 

Seluruh transaksi dan layanan publik diarahkan menuju sistem cashless, paperless, dan data-driven governance yang menekankan efisiensi fiskal dan transparansi anggaran.

FEKDI x IFSE 2025 menjadi titik temu penting antara pemerintah, industri keuangan, dan sektor teknologi finansial. 

Forum ini mengulas beragam inovasi dalam kerangka Digital Economy Framework, termasuk integrated payment ecosystem, open finance, hingga digital identity governance yang menopang keandalan sistem keuangan modern.

Partisipasi aktif Bupati Syaharuddin mencerminkan komitmen Pemkab Sidrap untuk memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, pelaku fintech, dan lembaga keuangan digital guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Kami tidak ingin Sidrap hanya menjadi penonton di tengah arus transformasi ini. Kami ingin menjadi pelaku aktif yang menciptakan nilai tambah ekonomi melalui inovasi digital yang berpihak pada rakyat,” tegasnya.

FEKDI 2025 juga menghadirkan berbagai sesi panel dan pameran teknologi finansial, menampilkan inovasi digital payment, blockchain-based finance, hingga microfinancing untuk UMKM.

Dalam forum tersebut, Bupati Syaharuddin dijadwalkan mengikuti diskusi strategis bersama sejumlah kepala daerah, membahas peran pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan keuangan (financial resilience) serta memperluas akses ekonomi digital di tingkat akar rumput.

Langkah yang ditempuh Pemkab Sidrap sejalan dengan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dua inisiatif nasional untuk mendorong tata kelola fiskal yang efisien, transparan, dan akuntabel.

Kehadiran Bupati Syaharuddin di forum berskala nasional ini menegaskan arah pembangunan Sidrap yang adaptif terhadap Revolusi Industri 4.0 dan siap melangkah ke Ekonomi Digital 5.0, di mana manusia, teknologi, dan data bersinergi dalam ekosistem pembangunan berkelanjutan.

“Sidrap ingin menjadi contoh daerah yang mampu mengintegrasikan potensi ekonomi lokal dengan teknologi finansial modern. Inilah cara kami menyiapkan masa depan,” tutup Bupati Syaharuddin optimistis.

Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) merupakan kolaborasi strategis antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Keuangan.

 Agenda tahunan ini menjadi wadah kolaborasi nasional dalam memperkuat literasi keuangan digital dan mendorong inklusi keuangan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Penulis : Nono

 Komentar

Berita Terbaru
Politik20 Juni 2026 02:33
Mimpi Putri Dakka Duduk di Senayan Pupus, Nasdem Tunjuk Haryana Hakim
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Harapan Putriana Hamda Dakka untuk menjadi anggota DPR RI melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW) akhirnya pupus. Hal ...
Metro19 Juni 2026 19:54
Melinda Aksa Bersama Ajak Bunda PAUD Tingkatkan Layanan dan Kualitas Pendidikan
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, mendorong penguatan peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan sebagai penggerak utama ...
Daerah19 Juni 2026 18:09
Pemda Lutra Undang Ustad Abdul Somad di Tablik Akbar
LUWU UTARA TROTOAR.ID — Penceramah kondang nasional, Ustaz Abdul Somad (UAS), dijadwalkan hadir mengisi Tabligh Akbar di Kabupaten Luwu Utara pada A...
Metro19 Juni 2026 17:57
Pemkot Makassar launching Integrasi BPJS Ketenaga kerjaan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menghadirkan inovasi di tahun 2026 melalui peluncuran Program Makassar Berjasa (Berbagi Jami...