Pemkot Makassar

Atasi Kemacetan Jembatan Barombong, Wali Kota Munafri Tinjau Lokasi dan Siapkan Pembebasan Lahan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 04 November 2025 18:30

Atasi Kemacetan Jembatan Barombong, Wali Kota Munafri Tinjau Lokasi dan Siapkan Pembebasan Lahan
Atasi Kemacetan Jembatan Barombong, Wali Kota Munafri Tinjau Lokasi dan Siapkan Pembebasan Lahan

MAKASSAR, Trotoar.id  — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin bergerak cepat mencari solusi atas kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan Jembatan Barombong, Jalan Metro Tanjung Bunga.

Ruas jalan penghubung antara Kota Makassar dan Kabupaten Takalar itu telah lama menjadi titik macet akibat sempitnya akses jembatan yang hanya memiliki lebar sekitar enam meter. 

Ribuan kendaraan melintas setiap hari, menyebabkan arus lalu lintas kerap tersendat, terutama pada jam sibuk.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Wali Kota Munafri turun langsung meninjau lokasi pada Selasa (4/11/2025). 

Dalam kunjungan lapangan itu, ia didampingi Sekda Kota Makassar, Camat Tamalate, Kadis Pertanahan, serta Tim Ahli Pemkot Makassar Hudli Huduri.

“Hari ini kami meninjau lokasi untuk memastikan langkah percepatan perencanaan dan pembebasan lahan dalam pembangunan jembatan penghubung yang telah lama menjadi titik macet,” ujar Munafri di sela kunjungan.

Munafri menegaskan bahwa Pemkot Makassar telah menyiapkan langkah strategis untuk pembebasan lahan di sekitar kawasan jembatan. 

Upaya ini dilakukan melalui koordinasi intensif bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan pihak pengembang GMTD.

Rencananya, akan dibangun jembatan baru atau jembatan kembar di sisi kanan arah Kelurahan Tanjung Merdeka, dengan kapasitas lebih besar untuk menampung volume kendaraan yang terus meningkat.

“Pembangunannya kita bagi dua. Rencananya Balai dan Pemerintah Provinsi akan menangani jembatannya, sementara Pemkot Makassar bertanggung jawab pada pembebasan lahannya,” terang Munafri.

Langkah cepat ini menjadi bukti komitmen Pemkot Makassar dalam menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan klasik warga. 

Sekaligus memperkuat konektivitas antara Kota Makassar dan Kabupaten Takalar, yang kini berkembang sebagai koridor ekonomi strategis wilayah selatan Sulawesi Selatan.

Munafri berharap proses pembebasan lahan dapat segera rampung agar pembangunan fisik jembatan bisa dimulai pada awal tahun 2026.

“Mudah-mudahan ini bisa cepat terealisasi, sehingga menjadi salah satu cara efektif untuk mengurai kemacetan di kawasan ini,” pungkasnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Juni 2026 22:51
Wagub Sulsel Buka Forum IGS
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sulawesi Selatan kembali menunjukkan perannya sebagai gerbang ekonomi Indonesia Timur di hadapan dunia internasional. Wakil G...
Metro25 Juni 2026 22:47
Walikota Makassar Lantik 153 Imam Kelurahan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar mulai menempatkan imam kelurahan sebagai pilar penting dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaa...
Nasional25 Juni 2026 22:44
Yessierli Jadi Pembicara di PSGS
JAKARTA, TROTOAR.ID — Tata kelola sektor publik dituntut untuk tidak lagi berhenti pada sekadar kepatuhan administratif, tetapi mampu menghadirkan d...
Metro25 Juni 2026 20:00
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Lepas Delegasi IGS, Tutup Kunjungan dengan Hangat dan Sarat Makna
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pagi itu, suasana di Hotel Rinra Makassar terasa berbeda. Tidak lagi riuh dengan agenda pertemuan dan diskusi internasional, ...