Partai Golkar

Idrus Marham Sebut Deretan “Petarung” yang Layak Pimpin Golkar Sulsel

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 14 November 2025 18:59

Tokoh senior Partai Golkar, Idrus Maryam menyebutkan kekalahan yang dialami partai Golkar Sulsel pada pemilu 2024 merupakan prestasi terburuk sepanjang sejarah politik di Sulsel 
Tokoh senior Partai Golkar, Idrus Maryam menyebutkan kekalahan yang dialami partai Golkar Sulsel pada pemilu 2024 merupakan prestasi terburuk sepanjang sejarah politik di Sulsel 

MAKASSAR, Trotoar.id — Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham, menyoroti dinamika internal Partai Golkar Sulawesi Selatan yang tengah bersiap menghadapi proses regenerasi kepemimpinan. 

Idrus menyebut sejumlah kader beringin yang dinilai memiliki rekam jejak kuat dan kapasitas sebagai “petarung politik” untuk memimpin DPD I Golkar Sulsel ke depan.

Beberapa figur yang disebut Idrus ialah Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, serta Wali Kota Makassar saat ini Munafri Arifuddin (Appi). 

Menurutnya, ketiga tokoh tersebut memiliki pengalaman dan modal politik yang cukup untuk membawa kembali kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan.

“Ada beberapa nama yang layak, misalkan Andi Ina, Appi, kemudian Aco (Ilham Arief Sirajuddin),” tegas Idrus Marham dalam keterangannya. 

Ia menilai, Golkar membutuhkan sosok yang tidak hanya populer, tetapi mampu bertarung dan menjaga soliditas partai di tengah kompetisi politik yang semakin ketat.

Idrus menekankan bahwa Golkar Sulsel membutuhkan figur pemimpin yang mampu mengawal seluruh kepentingan politik partai, baik pada tataran internal maupun dalam kontestasi pemilu mendatang. 

Menurutnya, kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan untuk memastikan mesin partai tetap berjalan optimal.

Lebih jauh, Idrus menggambarkan Golkar Sulsel sebagai “rumah besar” yang harus dikelola dengan pendekatan inklusif dan kolaboratif. 

Kekuatan senior partai dan energi kader muda, katanya, perlu disatukan demi membangun basis suara yang kuat di Sulawesi Selatan.

“Itu perlu dilakukan untuk menjadikan Sulsel sebagai lumbung suara Partai Golkar. Beringin juga harus melibatkan serius seluruh unsur di dalamnya dalam mengawal kepentingan Golkar,” jelas Idrus.

Menurut Idrus, kolaborasi antara generasi senior dan junior merupakan kunci agar Partai Golkar tetap relevan di mata publik. Keberagaman dalam struktur kepemimpinan juga menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan politik lima tahun ke depan.

Dengan berbagai nama yang mulai mengemuka, Golkar Sulsel kini menunggu keputusan resmi dari DPP terkait arah konsolidasi dan figur yang akan menahkodai partai menuju agenda politik nasional maupun lokal selanjutnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Agustus 2026 19:28
Appi Geram Data Iuran Sampah Tak Seragam, Camat-Lurah Diminta Cek Rumah Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan ultimatum kepada seluruh camat untuk segera membenahi data penerima program...
Metro25 Agustus 2026 10:23
Wali Kota Appi Sapa Warga Pulau Lanjukang hingga Aksi Hijau di CPI Bersama Kepala BKN dan Wagub Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Hari libur tak membuat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghentikan aktivitasnya. Sejak pagi hingga sore, Appi, sapaan...
Nasional25 Agustus 2026 06:25
Dari 33 Jadi 117 Kafilah, MTQ VIII KORPRI Pulang Kampung ke Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dibuka di Lapangan...
Metro25 Agustus 2026 05:01
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Resmi Dibuka Menag, Gubernur Sulsel Sambut Kafilah se-Indonesia
MAKASSAR, Trotoar.id — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dibuka Menteri ...