Pemkot Makassar

Redam Konflik Pemkot Makassar Siapkan Program Pemberdayaan Remaja

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 21 November 2025 14:41

Redam Konflik Pemkot Makassar  Siapkan Program Pemberdayaan Remaja

MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah tegas merespons kembali memanasnya konflik antar kelompok warga di Kecamatan Tallo. 

Pemerintah kota bersama aparat keamanan memperketat penjagaan dan melakukan penelusuran mendalam terhadap akar persoalan yang selama ini memicu bentrokan berulang di wilayah tersebut.

Kerawanan kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir. Untuk itu, Pemkot Makassar bersama TNI-Polri menggelar pertemuan dengan warga di Aula SMK 5 Makassar, Kamis (20/11/2025). 

Munafri hadir langsung didampingi Dandim 1408/Makassar Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan dan Wakapolrestabes Makassar AKBP Andi Erma Suryono.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, sekaligus komitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. 

Munafri menegaskan bahwa upaya meredam konflik harus dilakukan secara kolaboratif.

 “Kita harus masuk melihat apa sebenarnya akar persoalannya. Kurangnya ruang interaksi membuat masyarakat mudah terprovokasi,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Munafri memastikan pemerintah memperkuat posko-posko penjagaan. Kolaborasi TNI-Polri, Satpol PP, RT/RW, dan warga sekitar akan dioptimalkan untuk mencegah potensi gesekan lanjutan.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam penegakan hukum terhadap pelaku tindak kriminal yang memperkeruh situasi.

“Ini kriminal yang harus segera diselesaikan. Kita harus hadir memastikan tidak ada lagi aksi brutal seperti membakar bahkan menghilangkan nyawa,” ujar Munafri.

Selain pendekatan keamanan, Munafri menilai perlunya penyelesaian jangka panjang melalui peningkatan ruang interaksi sosial dan kegiatan pemberdayaan. 

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah program, mulai dari pendidikan nonformal untuk anak dan remaja, hingga pelatihan kerja bagi warga usia produktif.

Ketiadaan fasilitas pendidikan di kawasan tersebut turut menjadi perhatian. Untuk itu, pemerintah mempertimbangkan pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) sebagai ruang baru bagi anak-anak untuk berinteraksi dengan lebih sehat.

 “Di sana tidak ada sekolah SMP. Mereka tidak pernah bertemu dalam satu titik bersama. Ini yang akan kita bangun,” ujarnya.

Munafri menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil pemerintah bertujuan memulihkan kehidupan warga yang terdampak konflik berkepanjangan.

“Semua rugi dengan keadaan ini. Bapak-bapak terhambat mencari nafkah, ibu-ibu kesulitan mengantar anak sekolah, anak-anak juga terhambat belajar,” tutupnya.

Dengan pendekatan keamanan yang diperketat serta strategi pemberdayaan sosial yang berkelanjutan, Pemkot Makassar berharap bentrokan di Tallo dapat dihentikan dan tidak kembali terulang.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Agustus 2026 15:16
BBNKB dan PBBKB Tak Naik, Prof Marsuki: Pilihan Rasional Jaga Daya Beli Masyarakat
MAKASSAR — Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mempertahankan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan...
Daerah29 Agustus 2026 14:20
Tak Punya Latar Belakang Kuliner, Halim Bangun Kapurung Al Fazza dan Buka Lapangan Kerja di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.idTrotoar.id — Tidak memiliki pengalaman memasak maupun latar belakang bisnis bukan alasan bagi Halim untuk mengurungkan niat menjad...
Metro29 Agustus 2026 12:23
Gubernur Andi Sudirman Kick Off Piala Gubernur Sulsel 2026, Rp500 Juta Diperebutkan
PAREPARE, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman resmi membuka Piala Gubernur Sulsel 2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kot...
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...