MAKASSAR, Trotoar.id — Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan mencatat sebanyak 8.178 calon jemaah haji asal Sulsel telah menuntaskan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 9.186 calon jemaah yang terdaftar sebagai kuota Sulsel.
Dengan capaian tersebut, berarti sebanyak 84,6 persen calon jemaah sudah menyelesaikan kewajiban pelunasan biaya sekaligus dinyatakan istitaah kesehatan, atau memenuhi persyaratan untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.
Baca Juga :
Para jemaah ini kini tinggal menunggu jadwal pemberangkatan sesuai pembagian kelompok terbang (kloter).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Iqbal Ismail, menyampaikan bahwa masih terdapat sekitar 1.584 calon jemaah yang belum menyelesaikan pelunasan dan akan masuk dalam tahap kedua pelunasan.
Pemerintah berharap para jemaah tersebut segera memanfaatkan waktu yang tersedia agar tidak kehilangan kesempatan berangkat pada musim haji mendatang.
“Dari total kuota haji Sulsel, sebanyak 8.178 jemaah telah melakukan pelunasan dan dinyatakan istitaah. Saat ini mereka tinggal menunggu penetapan jadwal pemberangkatan berdasarkan kloter masing-masing,” jelas Iqbal.
Menurutnya, proses pelunasan tahap kedua tetap akan dipantau secara ketat, termasuk pendampingan kepada calon jemaah yang mengalami kendala administrasi.
Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Iqbal juga menegaskan bahwa aspek kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Penetapan status istitaah tidak hanya menyangkut pelunasan biaya, tetapi juga memastikan bahwa jemaah siap secara fisik dan medis untuk menjalani rangkaian ibadah haji yang membutuhkan stamina prima.
Adapun pemberangkatan jemaah haji Sulawesi Selatan tahun 2026 direncanakan mulai pada 22 April 2026. Sebelum itu, para jemaah akan memasuki Asrama Haji pada 21 April 2026, untuk menjalani proses pemeriksaan dokumen, pembinaan, dan pengecekan kesehatan akhir.
Dengan semakin banyaknya jemaah yang melunasi BPIH, pemerintah daerah menilai hal ini menunjukkan tingginya antusias masyarakat Sulsel untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Selain itu, persiapan yang matang juga menjadi kunci kelancaran operasional pemberangkatan nantinya.
Kementerian Haji dan Umrah Sulsel berharap kerja sama dari seluruh pihak, baik jemaah, keluarga, maupun pemerintah kabupaten/kota, untuk terus mendukung kelancaran tahapan persiapan haji 2026.
Koordinasi yang baik diharapkan mampu meminimalisasi kendala menjelang keberangkatan.
Dengan progres pelunasan yang telah mencapai lebih dari 80 persen ini, pemerintah optimistis pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M bagi jemaah asal Sulawesi Selatan dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan sesuai harapan.



Komentar