SIDRAP, Trotoar.id — Di tengah padatnya aktivitas pemerintahan, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, tetap menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan keilmuan dengan mengikuti Seminar Usul Penelitian Program Doktor (S3) Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas).
Seminar tersebut dilaksanakan secara daring dari ruang kerja Bupati di lantai III Kantor Bupati Sidrap, Rabu (28/1/2026).
Kehadiran Syaharuddin dalam forum akademik ini mencerminkan upaya menyelaraskan tugas pemerintahan dengan penguatan kapasitas akademik yang berorientasi pada pembangunan daerah.
Syaharuddin saat ini menempuh Program Studi Ilmu Pertanian pada Program Doktor Unhas. Dalam seminar tersebut, ia memaparkan proposal disertasi berjudul “Model Strategi Kebijakan Agribisnis Tanaman Porang Berkelanjutan di Kabupaten Sidenreng Rappang.”
Proposal penelitian ini mengkaji pengembangan tanaman porang sebagai komoditas unggulan daerah dengan pendekatan keberlanjutan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Kajian tersebut diarahkan untuk merumuskan strategi kebijakan agribisnis yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam.
Usai pemaparan, Syaharuddin terlibat diskusi intensif dengan komisi penasihat dan penguji terkait pendalaman substansi penelitian, metodologi, serta penguatan relevansi kebijakan agribisnis porang bagi pembangunan pertanian di Sidrap.
Sebagai salah satu pelopor budidaya porang di Sulawesi Selatan, Syaharuddin juga mengajak kalangan akademisi dan peserta seminar untuk menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai lokasi riset dan pengembangan penelitian pertanian.
Menurutnya, Sidrap terbuka terhadap kolaborasi riset yang berorientasi pada inovasi dan penerapan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan untuk mendorong kemajuan sektor pertanian daerah.
Di akhir kegiatan, Syaharuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim penguji serta seluruh peserta seminar atas masukan dan saran yang diberikan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para dosen dan seluruh peserta seminar. Semoga hasil kajian ini dapat disempurnakan dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Seminar proposal ini menjadi langkah awal dalam proses penyusunan disertasi yang diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik sekaligus menjadi rujukan kebijakan pembangunan agribisnis berkelanjutan di Kabupaten Sidenreng Rappang. (*)











Komentar