MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Achmad Ali, menyatakan kesiapan partainya menyambut mantan Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse Mappasessu (RMS), apabila memutuskan bergabung ke PSI.
Achmad Ali menegaskan, PSI akan memberikan “karpet merah” sebagai bentuk penghormatan kepada RMS yang dinilai sebagai salah satu tokoh politik berpengaruh di Pulau Sulawesi.
“Kami akan memberikan karpet merah yang panjang jika Pak Rusdi Masse Mappasessu bergabung bersama kami di PSI,” ujar Achmad Ali kepada wartawan.
Baca Juga :
Mepski demikian, Achmad Ali mengungkapkan bahwa hingga saat ini RMS belum menentukan sikap politik dan belum menyatakan secara resmi akan berlabuh ke partai politik tertentu.
Ia menilai, keputusan RMS tentu akan melalui berbagai pertimbangan matang, mengingat posisi dan peran strategis yang selama ini melekat pada figur politik asal Sulawesi Selatan tersebut.
Achmad Ali meyakini, apabila RMS bergabung dengan PSI, maka Pulau Sulawesi yang terdiri dari enam provinsi berpotensi besar menjadi basis suara utama atau “kandang gajah” bagi PSI.
Keyakinan tersebut, kata dia, bukan tanpa dasar. Pengalaman politik bersama RMS di partai sebelumnya menjadi bukti nyata bagaimana kekuatan jaringan politik di Sulawesi dapat dikonsolidasikan dengan baik.
“Kami pernah membuktikan itu di rumah politik sebelumnya. Saat itu, Sulawesi berhasil menjadi kandang partai,” ungkapnya.
Ia optimistis, kolaborasi kembali dengan RMS akan mampu mengulang sejarah yang sama di bawah bendera PSI.
“Insyaallah, sejarah tersebut dapat terulang kembali di PSI,” tegas Achmad Ali.
Menurutnya, RMS merupakan tokoh politik yang memiliki pengaruh luas, jejaring kuat, serta pemahaman mendalam terhadap dinamika politik di Sulawesi dan kawasan Indonesia Timur.
Kehadiran RMS di PSI dinilai akan memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus mendongkrak elektabilitas PSI di tingkat regional maupun nasional.
Achmad Ali pun menegaskan bahwa PSI membuka ruang seluas-luasnya bagi tokoh-tokoh nasional dan daerah yang memiliki visi sejalan untuk membangun politik yang inklusif dan progresif, termasuk bagi RMS jika nantinya memutuskan bergabung.











Komentar