Pemprov Sulsel

Wagub Sulsel Tegaskan Penguatan Fungsi Intermediasi Bank Sulselbar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 29 Januari 2026 20:00

Wagub Sulsel Tegaskan Penguatan Fungsi Intermediasi Bank Sulselbar

MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat tata kelola PT Bank Sulselbar agar mampu menjalankan fungsi intermediasi perbankan secara efektif, sehat, dan berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Fatmawati Rusdi saat menghadiri Serah Terima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja atas efektivitas kegiatan operasional Bank Sulselbar dalam mendukung fungsi intermediasi perbankan. Kegiatan itu berlangsung di Auditorium Lantai 2 Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Rabu (28/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Fatmawati Rusdi menyampaikan apresiasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan atas pelaksanaan pemeriksaan kinerja yang dinilainya dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran BPK Perwakilan Sulsel yang telah melaksanakan pemeriksaan ini secara profesional dan penuh tanggung jawab,” ujar Fatmawati Rusdi.

Menurutnya, pemeriksaan kinerja tersebut memiliki peran strategis dalam memastikan Bank Sulselbar dapat menjalankan fungsinya secara optimal sebagai Bank Pembangunan Daerah, sekaligus menjadi mitra utama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan.

Ia menegaskan, Bank Sulselbar tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai penggerak perekonomian daerah melalui penghimpunan dana yang sehat dan penyaluran kredit produktif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pemeriksaan kinerja BPK yang menitikberatkan pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), penyaluran kredit produktif, serta penguatan keamanan sistem informasi dan ketahanan siber, dinilai Fatmawati sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan perbankan modern.

“Efektivitas fungsi intermediasi perbankan bukan sekadar ukuran kinerja institusi, tetapi juga menjadi cerminan komitmen bank dalam memberikan layanan terbaik serta membangun kepercayaan publik,” tegasnya.

Fatmawati Rusdi juga mendorong Bank Sulselbar untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk dan layanan keuangan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus menjamin aspek keamanan dan kemudahan akses.

“Kita membutuhkan inovasi produk yang disosialisasikan secara masif. Nasabah membutuhkan kenyamanan, keamanan, serta layanan keuangan yang efektif dan efisien,” katanya.

Ia menambahkan, pengelolaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan akan memperkuat posisi Bank Sulselbar agar mampu menjadi tuan di rumah sendiri dan bersaing sejajar dengan bank-bank konvensional lainnya di Sulawesi Selatan.

“Rekomendasi dari BPK ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan daya saing Bank Sulselbar ke depan,” ujar Fatmawati Rusdi.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, menjelaskan bahwa pemeriksaan kinerja tersebut dilaksanakan berdasarkan amanat

Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Dalam hasil pemeriksaan, BPK mencatat sejumlah capaian positif Bank Sulselbar, antara lain penerapan standar ISO 27001:2022 untuk sistem keamanan informasi, pembentukan Security Operation Center (SOC), keterbukaan informasi produk Dana Pihak Ketiga, serta penerapan konsep three lines of defence dalam penyaluran kredit produktif.

Namun demikian, BPK juga menyoroti perlunya penguatan keamanan sistem informasi dan ketahanan siber, peningkatan efisiensi penghimpunan DPK, serta perbaikan kualitas kredit guna menjaga profitabilitas dan menekan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL).

BPK merekomendasikan agar Bank Sulselbar segera menindaklanjuti hasil pemeriksaan tersebut melalui penguatan pengelolaan teknologi informasi, integrasi strategi pendanaan dan penyaluran kredit, serta penetapan kebijakan yang efektif dalam menjaga kualitas aset.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel selaku Komisaris Utama PT Bank Sulselbar Jufri Rahman, serta Direktur Utama PT Bank Sulselbar Yulis Suwandi bersama jajaran direksi. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah26 Mei 2026 00:38
Bulukumba Berkurban 1.936 Ekor, Sapi Bantuan Presiden Tembus 914 Kg
BULUKUMBA, TROTOAR ID — Kabupaten Bulukumba mencatat peningkatan jumlah hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026. Total sebanyak 1.93...
Daerah26 Mei 2026 00:32
Shalat Idul Adha Dipusatkan di Kantor Bupati dan Gedung Ammatoa
BULUKUMBA,TROTOAR.ID — Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Bulukumba rencananya akan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bulukumb...
Politik25 Mei 2026 23:50
Golkar Sulsel Tebar 6 Sapi Kurban, Diingatkan Tak Sekadar Seremonial
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Golkar Sulawesi Selatan menyiapkan enam ekor sapi untuk disembelih pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026...
Politik25 Mei 2026 22:56
Tebar 45 Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ridwan A. Wittiri, memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 untuk be...