Jakarta, Trotoar.id – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat upaya percepatan pembangunan infrastruktur irigasi guna mendukung ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian.
Hal tersebut ditandai dengan audiensi yang dilakukan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).
Dalam audiensi tersebut, Bupati Syaharuddin didampingi Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Andi Safari Renata, Kepala Bapperida Herwin, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Nakertrans Adli Lukman, serta Pelaksana Tugas Kepala BKAD Sunandar Priyoatmojo.
Baca Juga :
Turut mendampingi, Kepala Bidang Bina Manfaat Dinas PSDA Abdul Rahman, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Air Dinas PSDA Munas, serta Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan Dinas PSDA Ridwan.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Sidrap diterima oleh Lukman dari Direktorat Irigasi, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian PUPR.
Bupati Syaharuddin Alrif menjelaskan, audiensi tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk memastikan pembangunan irigasi dan pengelolaan sumber daya air dapat berjalan tepat sasaran.
Menurutnya, infrastruktur irigasi yang baik akan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan sektor irigasi, guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Sektor irigasi sangat berperan dalam mendukung produksi pertanian Sidrap yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional,” ujar Syaharuddin.
Sementara itu, Kepala Dinas PSDA Sidrap, Andi Safari Renata, memaparkan sejumlah usulan program prioritas untuk tahun anggaran 2026.
Usulan tersebut mencakup rehabilitasi dan pembangunan jaringan irigasi, baik yang menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten.
Selain itu, Pemkab Sidrap juga mengusulkan penanganan sungai sebagai upaya mitigasi banjir di sejumlah wilayah, di antaranya Sungai Bila, Bulu Cenrana, Rappang, dan Bilokka.
Usulan lainnya meliputi pembangunan dan rehabilitasi irigasi reguler di wilayah Saddang, serta program percepatan Inpres Nomor 2 Tahun 2026 yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur irigasi, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan daerah maupun nasional semakin kuat. (*)











Komentar