Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Usulkan Gerai Mandar untuk Permudah Akses Produk Lokal

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 08 Februari 2026 17:50

Wali Kota Makassar Usulkan Gerai Mandar untuk Permudah Akses Produk Lokal

MAKASSAR, Trotoar.id  — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (BPW-KWMSB) Provinsi Sulawesi Selatan untuk menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi ekonomi lokal dan pelestarian budaya.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Rapat Kerja BPW-KWMSB Sulsel bertema “Menguatkan Jati Diri sebagai Pilar Keluarga, Kreativitas, dan Inovasi Pelestarian Budaya” di Gedung Makassar Government Center (MGC), Minggu (8/2/2026). Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Dalam kesempatan itu, Munafri mengusulkan inisiatif pembentukan gerai khusus produk khas Mandar di Kota Makassar. 

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi strategi konkret untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjaga eksistensi budaya Mandar di perantauan.

“Kenapa kita tidak punya gerai Mandar di Makassar? Ini mungkin bagus diinisiasi oleh ibu-ibu Kerukunan Wanita Mandar,” ujarnya di hadapan para pengurus.

Munafri menilai potensi komoditas unggulan asal Sulawesi Barat sangat besar dan memiliki pasar yang kuat di Makassar. 

Produk seperti minyak Mandar, ikan kering, paja, pisang, hingga gula merah dinilai memiliki daya tarik tersendiri. Namun, aksesibilitas produk masih menjadi tantangan.

Menurutnya, di era modern, produk harus mudah dijangkau konsumen. Kehadiran gerai tetap di lokasi strategis akan memudahkan warga Makassar maupun masyarakat Mandar yang merantau untuk mendapatkan produk autentik tanpa kesulitan.

Selain mendorong penguatan ekonomi berbasis komunitas, Munafri juga mengingatkan pentingnya penyusunan program kerja yang realistis dan terukur. Ia menekankan bahwa kualitas pelaksanaan program lebih penting dibandingkan kuantitasnya.

“Lebih baik sedikit program, tapi bisa dieksekusi dengan baik, daripada banyak tapi tidak ada yang selesai,” tegasnya.

Munafri menambahkan bahwa Makassar sebagai kota multi-etnis telah lama menjadi ruang tumbuh berbagai suku, termasuk Mandar, yang berkontribusi dalam pembangunan daerah. 

Karena itu, ia berharap KWMSB dapat menjadi wadah pemberdayaan perempuan Mandar untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya nyata bagi masyarakat.

Ia juga mendorong agar kekayaan budaya Mandar tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dipromosikan lebih luas, bahkan hingga ke tingkat nasional dan global.

“Budaya Mandar memiliki nilai dan kekuatan tersendiri. Ini harus terus kita jaga dan kenalkan lebih luas,” pungkasnya. (*)

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah05 Juni 2026 21:03
Pemkab Luwu dan PT Masmindo Perkuat Fordes MATAPPA, Luncurkan Program Jaga Desa
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area memperkuat Forum Desa (Fordes) MATAPPA sekaligus meluncurkan Program Jaga ...
Metro05 Juni 2026 21:00
Wawali Makassar Buka Simposium Nasional IKARGI XIII dan Konferensi Internasional 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi membuka The 13th National Symposium of the Indonesian Association of De...
Metro05 Juni 2026 20:56
Di Forum RUU Pangan, Wali Kota Makassar Tawarkan Solusi Smart Greenhouse
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menawarkan solusi pertanian modern berbasis smart greenhouse dalam forum kunjungan ker...
Nasional05 Juni 2026 20:37
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
JAKARTA,TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Boga Group membuka peluang kerja bagi masyarakat lanjut usia melalui...