TAKALAR, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking Paket 2 pekerjaan preservasi jalan yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Poros Galesong Utara, Desa Pa’laklakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.
Turut mendampingi, Anggota DPRD Sulsel dari daerah pemilihan Gowa–Takalar, yakni Fadilah Fahriana (Fraksi PKB), Mallarangan Tutu (Fraksi PKS), dan Kamaruddin Samad (Fraksi Harapan).
Baca Juga :
Kehadiran para legislator ini menjadi bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Sulsel.
Groundbreaking ini merupakan bagian dari program prioritas Pemprov Sulsel melalui skema Multi Years Contract (MYC) pada pekerjaan preservasi jalan.
Proyek tersebut mencakup wilayah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar sebagai kawasan penyangga utama aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Sufriadi Arif menegaskan, DPRD Sulsel berkomitmen mengawal setiap program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, terutama sektor infrastruktur.
Menurutnya, kualitas jalan yang baik menjadi fondasi penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan dan preservasi jalan ini sangat strategis karena berdampak langsung pada kelancaran arus barang dan jasa serta mobilitas warga,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia berharap proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan, baik dari sisi waktu maupun kualitas pekerjaan.
Infrastruktur yang terbangun dengan baik, lanjutnya, akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Makassar, Gowa, dan Takalar.
Sufriadi juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulsel dengan pemerintah kabupaten/kota serta seluruh pemangku kepentingan.
Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci agar proyek berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.
Dengan dimulainya Paket 2 preservasi jalan ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin meningkat dan mampu mendorong pemerataan pembangunan di kawasan selatan Sulawesi Selatan.




Komentar