MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, menegaskan seluruh kader NasDem Sulsel tetap satu komando dan solid dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Penegasan tersebut disampaikan Syaharuddin usai membuka Konsolidasi Internal DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan yang dihadiri pengurus harian DPD, anggota fraksi, serta struktur partai se-Sulsel. Ia didampingi Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Andi Rachmatika Dewi.
“Di sini semua kepala daerah dari Partai NasDem hadir, anggota fraksi se-Sulsel, termasuk Ketua DPRD Sidrap Taqiyuddin Masse,” ujar Syahar.
Baca Juga :
Menurutnya, kehadiran lengkap jajaran struktur partai menjadi bukti bahwa NasDem Sulsel tetap kompak dan tidak terpengaruh oleh dinamika internal maupun eksternal yang terjadi belakangan ini.
Dalam konsolidasi tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya program Safari Ramadhan serta persiapan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang direncanakan digelar usai Lebaran mendatang.
Selain itu, penguatan struktur partai di tingkat DPD hingga DPRT juga menjadi fokus pembahasan.
Langkah ini dinilai penting guna memastikan mesin partai tetap solid dan siap menjalankan keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem beberapa bulan lalu.
“Konsolidasi ini bentuk kesiapan NasDem menghadapi tahapan pemilu yang sebentar lagi akan dimulai. Kami tetap konsisten dan solid bersama NasDem,” tegasnya.
Terkait adanya sejumlah pengurus DPW maupun DPD yang memilih hijrah ke partai lain, Syahar menegaskan dirinya tidak ingin larut dalam polemik tersebut. Ia memilih fokus pada kerja-kerja organisasi dan target politik partai.
“Kita tidak mau urusi partai lain. Kami ingin fokus kerja dan konsolidasi untuk mengawal apa yang menjadi keputusan dalam Rakernas kemarin,” ucapnya.
Syahar berharap capaian NasDem pada Pemilu 2024 lalu dapat kembali dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada pemilu mendatang. Ia optimistis, dengan soliditas dan kerja terstruktur, NasDem Sulsel mampu menjaga eksistensinya sebagai kekuatan politik utama di daerah.



Komentar