Pemda Sidrap

Duet SAR–KANAAH Dinilai Hidupkan Kembali Spirit Kepemimpinan Nene Mallomo

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 16 Februari 2026 15:19

UT KABUPATEN SIDRAP
UT KABUPATEN SIDRAP

SIDRAP, Trotoar.id – Momentum peringatan Hari Jadi ke-682 Kabupaten Sidenreng Rappang pada 18 Februari 2026 menjadi ajang refleksi terhadap nilai-nilai kepemimpinan yang telah mengakar kuat dalam sejarah daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo.

Tokoh legendaris Bugis, Nene Mallomo, dikenal sebagai Tau Accana Sidenreng atau orang cerdas dari Sidenreng. Sosoknya dikenang karena integritas, ketegasan, serta keteladanan dalam memimpin masyarakat.

Dalam falsafah Bugis, kepemimpinan Nene Mallomo digambarkan melalui syair yang bermakna bahwa seorang pemimpin harus mampu berperan di tiga posisi: di belakang sebagai pendorong, di tengah sebagai penggerak, dan di depan sebagai teladan. Filosofi ini sejalan dengan ajaran kepemimpinan Jawa Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.

Nilai ketegasan beliau tercermin dalam ungkapan, “Ade’ e temmakkiana, temmakkiappo”, yang berarti hukum tidak mengenal anak maupun cucu. Prinsip tersebut menunjukkan komitmen terhadap keadilan tanpa pandang bulu.

Semangat kepemimpinan tersebut dinilai tercermin dalam duet kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sidrap, yakni Syaharuddin Alrif dan Nur Kanaah, yang dikenal dengan akronim SAR–KANAAH.

Dalam satu tahun masa kepemimpinan, keduanya dinilai berupaya menghadirkan model kepemimpinan yang meneladani spirit Nene Mallomo.

Di hadapan masyarakat, SAR–KANAAH disebut konsisten menunjukkan etos kerja dan komitmen terhadap pelayanan publik. Di tengah masyarakat, keduanya aktif membangun komunikasi dan kedekatan sosial guna memperkuat kolaborasi pembangunan daerah. Sementara di balik layar, penguatan tata kelola pemerintahan terus dilakukan melalui semangat SARO MASE SIDENRENG RAPPANG, yang bermakna kepedulian dan semangat berbagi bagi warga Sidrap.

Semangat tersebut juga dibingkai dalam falsafah Bugis, Resopa Temmangingngi Namalomo Naletei Pammase Dewata, yang mengandung makna bahwa usaha yang sungguh-sungguh dan tidak mengenal menyerah akan menghadirkan rahmat Allah SWT

Dalam perjalanannya, Sidrap terus mengokohkan diri sebagai salah satu daerah strategis di Sulawesi Selatan, khususnya sebagai lumbung pangan serta pengembangan energi terbarukan.

Refleksi Hari Jadi ke-682 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kembali nilai-nilai kepemimpinan berbasis kearifan lokal, keteladanan, dan keadilan sosial demi terwujudnya Sidrap yang aman, makmur, dan sejahtera.

Pesan tersebut disampaikan Dr. Wahidin Ar-Raffany, M.A., Pimpinan Pesantren Sehati Lapakolongi Sidrap, dalam catatan reflektifnya tertanggal 15 Maret 2026.

Penulis : Nono

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah26 Agustus 2026 17:42
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Barru Dorong Potensi Daerah Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
MAKASSAR, Trotoar.id — Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Barru tidak ingin ruang fiskal menjadi alasan untuk memperlambat...
Metro26 Agustus 2026 17:27
Maulid Akbar Pesisir Makassar Digelar di Paotere, Ustaz Das’ad Latif Jadi Penceramah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar akan menggelar Maulid Akbar Pesisir Makassar 1448 Hijriah/2026 di kawasan Pelabuhan Paotere, Kecamat...
Politik26 Agustus 2026 16:29
Golkar Sulsel Tunjuk Andi Patarai Amir sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Maros
MAROS, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan menunjuk Andi Patarai Amir sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mar...
Nasional26 Agustus 2026 14:59
Sulsel Jadi Rujukan Nasional Manajemen Talenta, Kepala BKN Puji Komitmen Andi Sudirman
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mulai menjadi rujukan daerah lain dalam penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN). Kepala Bada...