Makassar, Trotoar.id – Ketua KNPI Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, menyampaikan bahwa Ramadhan 1447 Hijriah bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan karakter bagi generasi muda.
Menurutnya, Ramadhan adalah ruang pendidikan spiritual yang melatih kesabaran, kejujuran, disiplin, dan empati.
Nilai-nilai inilah yang harus dihidupkan oleh para pemuda dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga :
“Ramadhan mengajarkan kita untuk menahan diri, bukan hanya dari lapar dan dahaga, tetapi juga dari sikap egois dan apatis. Ini adalah momentum bagi pemuda untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial,” ujar Vonny.
Ia menegaskan, KNPI Sulsel mendorong seluruh organisasi kepemudaan untuk menjadikan Ramadhan sebagai bulan kolaborasi dan aksi nyata.
Mulai dari kegiatan berbagi kepada masyarakat kurang mampu, penguatan literasi keagamaan, hingga program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan umat.
Vonny juga mengajak pemuda Sulawesi Selatan untuk menjadikan Ramadhan 1447 H sebagai titik awal memperbaiki diri dan memperkuat komitmen dalam membangun daerah.
“Pemuda adalah agen perubahan. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk menata hati, meluruskan niat, dan memperbaharui semangat pengabdian.
Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai pijakan untuk menghadirkan energi positif bagi Sulawesi Selatan yang lebih maju dan berkeadilan,” tutupnya.



Komentar