SIDRAP, Trotoar.id — Setahun masa kepemimpinan Bupati Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah dalam memimpin Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), berbagai capaian strategis berhasil diraih.
Sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif, baik di sektor pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, maupun ketahanan pangan yang menjadi tulang punggung daerah.
Salah satu capaian yang menonjol adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus menunjukkan tren positif dalam kurun tujuh tahun terakhir. Kondisi ini mencerminkan perbaikan kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat secara berkelanjutan.
Baca Juga :
Dari sisi ekonomi, Sidrap mencatat pertumbuhan sebesar 8,02 persen. Angka tersebut menempatkan Sidrap sebagai kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Capaian ini mempertegas posisi Sidrap sebagai daerah dengan struktur ekonomi yang kuat, terutama ditopang sektor pertanian, peternakan, dan perdagangan hasil pangan.
Di sektor pangan, produksi padi Gabah Kering Panen (GKP) mengalami peningkatan signifikan. Produksi naik sebesar 129.772 ton dibandingkan tahun 2024.
Jika pada 2024 produksi padi mencapai 534.366 ton atau setara Rp2,5 triliun, maka pada tahun berjalan nilainya melonjak hingga sekitar Rp4,6 triliun. Peningkatan ini memperkuat peran Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan.
Produksi beras juga menunjukkan tren kenaikan sebesar 27,21 persen atau bertambah 69.937 ton. Total produksi beras kini mencapai 326.994 ton dengan nilai sekitar Rp4,08 triliun, meningkat dari tahun 2024 yang berada di angka 256.886 ton atau senilai Rp3,2 triliun.
Tak hanya tanaman pangan, sektor peternakan juga mencatat kinerja impresif. Produksi telur ayam ras meningkat sebesar 26 persen atau mencapai 53.401.365 kilogram.
Dengan populasi ayam petelur sebanyak 5.172.045 ekor, nilai produksi telur tersebut ditaksir mencapai Rp1,4 triliun.
Capaian-capaian tersebut menunjukkan konsistensi kebijakan pembangunan yang difokuskan pada penguatan sektor unggulan daerah. Pemerintah Kabupaten Sidrap terus mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi distribusi, serta stabilitas harga demi menjaga kesejahteraan petani dan peternak.
Dengan tren pertumbuhan yang positif di berbagai sektor, kepemimpinan Syaharuddin–Nurkanaah dinilai berhasil memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing Sidrap di tingkat provinsi maupun nasional. (*)



Komentar