SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, melaksanakan panen raya padi di hamparan persawahan Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Ahad (22/2/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan di Bumi Nene Mallomo.
Panen raya turut dihadiri Anggota DPRD Abdul Rahman dan Basri, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHKP) Ibrahim, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Bulog Sidrap Ivan Faisal, Camat Pitu Riawa Ali Husain, serta Sekretaris Dinas Kominfo Mursalim Halim.
Hadir pula Kepala Desa Otting, para penyuluh pertanian, guru se-Desa Otting, dan puluhan anggota kelompok tani.
Prosesi panen ditandai dengan pengoperasian alat mesin pertanian (alsintan) modern jenis combine harvester oleh Bupati, sebagai upaya mempercepat proses panen sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petani.
Produktivitas Capai 10 Ton per Hektare
Dalam sambutannya, Syaharuddin memaparkan sejumlah capaian dan program strategis yang telah dan akan dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Ia menyebut luas sawah di Desa Otting mencapai kurang lebih 1.200 hektare, yang terdiri atas sawah tadah hujan dan sawah irigasi.
“Sawah tadah hujan seluas kurang lebih 1.200 hektare berada di wilayah Elle Otting, sedangkan sawah irigasi berada di Otting, Jampu, dan sekitarnya,” jelasnya.
Bupati juga mengungkapkan produktivitas padi di wilayah tersebut telah mencapai lebih dari 10 ton per hektare.
“Harga gabah hari ini Rp7.400 per kilogram. Saya senang jika ada yang membeli di atas harga yang ditetapkan Bulog, yaitu Rp6.500 hingga Rp6.800. Sebagai pemerintah, saya ingin petani Sidrap semakin makmur,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai bantuan telah disalurkan kepada petani di Kecamatan Pitu Riawa. Sebanyak 173 hektare lahan di Otting mendapat bantuan pompa air untuk lahan nonrawa.
Sementara itu, di wilayah Pitu Riawa dengan luas lahan kurang lebih 3.000 hektare, pemerintah telah menyalurkan bantuan sumur bor bertenaga listrik.
“Sekarang sudah masuk tahap pemasangan listrik, sehingga musim tanam berikutnya tidak ada lagi kendala air,” katanya.
Bupati juga memastikan ketersediaan benih, pupuk, dan obat-obatan pertanian dalam kondisi aman. Selain itu, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk perbaikan irigasi Bulu Cenrana.
“Kami juga menyiapkan 16 brigade pangan untuk Kecamatan Pitu Riawa, termasuk dua unit untuk Desa Otting. Ini adalah sarana yang kita siapkan untuk mempermudah petani,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Syaharuddin mengajak masyarakat Pitu Riawa untuk terus bekerja dengan baik, menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta menghidupkan lampu jalan di wilayah Otting demi kenyamanan dan keamanan bersama.
Panen raya ini diharapkan semakin memotivasi petani untuk meningkatkan produksi sekaligus memperkuat posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan. (*)




Komentar