MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengapresiasi inisiatif kalangan anak muda yang menggelar kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian sembako, serta buka puasa bersama bagi masyarakat.
Kegiatan yang digagas komunitas Muda MULIA Makassar tersebut berlangsung di Jalan Borong Raya Baru, Kecamatan Manggala, Sabtu (14/3/2026), dan mendapat sambutan antusias dari warga setempat.
Dalam sambutannya, Munafri—yang akrab disapa Appi—menilai kegiatan bakti sosial seperti ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.
Baca Juga :
“Bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan,” ujar Munafri.
Ia juga memuji pelaksanaan kegiatan yang digagas secara mandiri oleh komunitas anak muda tanpa bergantung pada pihak tertentu. Menurutnya, semangat kemandirian tersebut menjadi contoh positif bagi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.
“Ini kegiatan yang dijalankan secara independen oleh anak-anak muda. Mereka melakukannya dengan semangat sendiri tanpa bergantung pada siapa pun. Hal seperti ini tentu patut diapresiasi dan didukung,” tambahnya.
Munafri turut mendorong kolaborasi antara komunitas masyarakat dengan pemerintah di tingkat paling bawah, seperti RT dan RW, agar kegiatan sosial maupun pelayanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak warga.
Ia menyarankan agar komunitas yang ingin menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan, seperti pemeriksaan gigi, kesehatan umum, atau layanan medis lainnya, dapat berkoordinasi dengan ketua RT dan RW setempat untuk menentukan lokasi kegiatan yang tepat.
“Kita sudah punya struktur RT dan RW yang bisa menjadi mitra untuk berkolaborasi. Jika ada kegiatan pemeriksaan kesehatan, bisa disampaikan kepada mereka untuk menentukan lokasi yang tepat agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.
Appi berharap keberadaan komunitas Muda MULIA Makassar tidak hanya menjadi slogan atau kegiatan seremonial semata, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan nyata anak muda dalam memberdayakan masyarakat.
Menurutnya, anak-anak muda dari berbagai latar belakang profesi memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata, terutama dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan sosial.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi kegiatan yang berkelanjutan dan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan bakti sosial tersebut dan berharap gerakan sosial serupa dapat terus berkembang di tengah masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kelompok anak muda seperti ini terus hadir memberikan perhatian dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain menyoroti kegiatan sosial, Munafri juga menyinggung kondisi infrastruktur di wilayah tersebut, khususnya akses jalan di kawasan Borong Raya Baru yang dinilai masih memerlukan perhatian.
Ia meminta camat setempat untuk segera menindaklanjuti perbaikan jalan setelah momentum Idulfitri agar akses masyarakat menjadi lebih nyaman dan aman.
“Saya sudah beberapa kali melewati jalan ini, bahkan sejak sebelum masa kampanye. Kondisinya masih seperti itu. Ini menjadi perhatian kita bersama dan saya minta setelah Lebaran nanti bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Munafri juga menekankan pentingnya penataan lalu lintas di kawasan perbatasan Kecamatan Manggala yang memiliki tingkat mobilitas kendaraan cukup tinggi, terutama selama bulan Ramadan. (*)




Komentar