SIDRAP, Trotoar.id — Pelataran Monumen Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi saksi pelantikan Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia Sidrap periode 2026–2031, Minggu (29/3/2026).
Momentum ini menandai penguatan peran media siber sebagai salah satu pilar demokrasi di daerah berjuluk “Bumi Nenek Mallomo”.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Daerah JMSI Sulawesi Selatan, Ilham Husen, yang secara resmi mengukuhkan kepengurusan baru JMSI Sidrap.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi pers, serta perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) yang memberi dukungan terhadap eksistensi media siber di daerah.
Dalam sambutannya, Ilham Husen menegaskan bahwa pemilihan Monumen Ganggawa sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan.
Ia menyebut monumen tersebut memiliki nilai historis dan simbol perjuangan yang relevan dengan tantangan dunia media saat ini.
Menurutnya, insan media siber harus mewarisi semangat perjuangan tersebut dalam menghadapi dinamika informasi yang semakin kompleks dan cepat berubah.
“Dunia informasi saat ini sangat dinamis dan penuh tantangan. Media harus tetap tampil sebagai sumber informasi yang tepercaya sekaligus penjernih di tengah derasnya arus disrupsi,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa JMSI kini telah berkembang menjadi organisasi media siber berskala nasional dengan kepengurusan di 32 provinsi di Indonesia.
Ilham menambahkan, pelantikan JMSI Sidrap menjadi yang kedua di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Wajo sejak dirinya memimpin JMSI Sulsel pada Oktober 2025.
Sementara itu, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memberikan apresiasi atas pertumbuhan industri media lokal yang dinilainya semakin berkembang dan mandiri.
Ia menyoroti fenomena transformasi jurnalis yang kini tidak hanya berperan sebagai peliput, tetapi juga telah beralih menjadi pemilik perusahaan media atau owner.
Menurutnya, peningkatan kapasitas tersebut harus diimbangi dengan kualitas pemberitaan yang konstruktif serta mampu membangun citra positif daerah.
“Media memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyebaran informasi yang akurat dan membangun,” ujarnya.
Syaharuddin juga memaparkan kondisi fiskal daerah tahun 2026 yang mengalami penyesuaian akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, namun tetap optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi.
Ia menyebut, pada tahun 2025 pertumbuhan ekonomi Sidrap mencapai 7,7 persen, tertinggi di Sulawesi Selatan, yang ditopang sektor pertanian, peternakan, serta dukungan pemberitaan media.
Ketua JMSI Sidrap yang baru dilantik, Syafruddin Wela, dalam sambutannya menegaskan komitmen untuk merangkul seluruh media siber di Sidrap agar berjalan sesuai standar perusahaan pers yang ditetapkan Dewan Pers.
Ia menjelaskan, fokus utama JMSI Sidrap periode 2026–2031 meliputi penguatan legalitas perusahaan media anggota, peningkatan kapasitas jurnalis melalui pelatihan berkelanjutan, serta mendorong inovasi menghadapi perkembangan teknologi digital.
Pelantikan ini juga dirangkaikan dengan diskusi antara pengurus JMSI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat terkait arah kebijakan komunikasi publik serta masa depan digitalisasi informasi di Kabupaten Sidrap.
Melalui kepengurusan baru ini, JMSI Sidrap diharapkan mampu menjadi motor penggerak media siber yang profesional, berintegritas, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.




Komentar