Pemkot Makassarv

Pemkot–Kalla Land Kebut Jalan Alternatif Leimena, Target Juli Tuntas dan Oktober “Clean and Clear”

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 09 April 2026 17:09

Pemkot–Kalla Land Kebut Jalan Alternatif Leimena, Target Juli Tuntas dan Oktober “Clean and Clear”

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar bersama Kalla Land & Property mempercepat pembangunan jalan alternatif di kawasan Jalan Dr. Leimena sebagai solusi kemacetan menuju dan dari Kecamatan Manggala.

Proyek strategis ini menghubungkan wilayah Manggala, Tamalanrea, hingga Panakkukang, sekaligus menjadi akses baru di koridor berkembang Nipa-Nipa dan sekitarnya.

Dalam rapat monitoring yang dipimpin Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terungkap progres pembebasan lahan telah mencapai sekitar 60 persen.

Chief Executive Officer Kalla Land & Property, Ricky Theodores, menyebut pihaknya menargetkan pembebasan lahan rampung pada Juli 2026.

“Kami targetkan Juli selesai, sehingga Oktober seluruh legalitas sudah ‘clean and clear’ sebelum diserahkan ke pemerintah kota,” ujarnya.

Jalan alternatif yang dirancang sepanjang sekitar 1,3 kilometer di atas lahan seluas kurang lebih 6 hektare ini akan menjadi jalur baru di sisi Sungai Tallo, menghubungkan kawasan Bukit Baruga Antang untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Antang Raya dan sekitarnya.

Kehadiran akses ini dinilai mendesak seiring pesatnya pertumbuhan kawasan hunian di wilayah tersebut.

Tercatat, sedikitnya empat klaster perumahan dengan total sekitar 600 unit rumah tengah dikembangkan, yang berpotensi meningkatkan volume kendaraan secara signifikan.

Dari sisi perencanaan, proyek ini juga telah masuk dalam data Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta dokumen AMDAL kawasan, sehingga memiliki dasar legal yang kuat.

Selain itu, koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan, termasuk dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang guna memastikan sinkronisasi dengan tata kelola wilayah sungai.

Wali Kota Munafri menegaskan komitmen pemerintah kota untuk mendukung percepatan proyek tersebut, khususnya dalam mengatasi kendala pembebasan lahan.

“Sampaikan saja apa yang menjadi kendala di lapangan. Pemerintah siap memfasilitasi agar proses ini bisa lebih cepat,” tegasnya.

Ia juga memastikan, setelah lahan diserahkan, Pemkot Makassar akan segera melakukan pengerjaan fisik jalan, termasuk pengaspalan.

“Kalau sudah diserahkan ke pemkot, kita langsung masuk. Ini penting, karena kalau tembus, akses di sana akan jauh lebih nyaman,” jelas Appi.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Munafri juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek tata ruang, termasuk penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) agar kawasan tidak berkembang tanpa kontrol.

Melalui kolaborasi pemerintah dan swasta, proyek jalan alternatif Leimena ini diharapkan menjadi solusi konkret mengurai kemacetan sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan perkotaan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...
Politik28 Agustus 2026 19:18
NasDem Sulsel Konsolidasi 257 Kader, Siapkan Strategi Hadapi Tahapan Pemilu 2027
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi tahapan Pemilu yang dijadwalkan bergulir mulai awal ...
Daerah28 Agustus 2026 17:15
Gubernur Andi Sudirman Lepas 500 Offroader, Pesan Jaga Lingkungan dan Keselamatan
MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas sekitar 500 peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 d...
Metro28 Agustus 2026 16:18
Munafri Ajukan Pembaruan Perda Aset Daerah, Tata Kelola Barang Milik Pemkot Makassar Diperketat
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong pembaruan tata kelola barang milik daerah untuk memperkuat kepastian hukum, ak...